Maka dari itu, anak saya langsung saya ajak pulang ke rumah, dan saya sangat menyayangkan sekali,” paparnya.
Berharap Kepala Dinas Pendidikan Tindak Tegas
Dirinya berharap, agar kejadian tersebut dapat ditindak tegas oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Harapan saya, agar panitia dan guru-guru yang terlibat ditindak tegas dengan memberikan sanksi, agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi, karena saya kuatir moral dan ahlak anak saya rusak, mental psikologisnya supaya tidak terganggu,” paparnya.
Klarifikasi Ketua K3S
Ketua K3S, Mohammad Mustain, M.Ag dalam klarifikasinya menyebut aksi menyawer tersebut terjadi secara spontan dan tidak masuk dalam rangkaian acara yang direncanakan panitia.
“Kejadian di luar perencanaan. Tindakan menyawer oleh beberapa siswa SD tersebut terjadi secara spontan, mendadak, dan sama sekali tidak ada dalam rangkaian susunan acara yang direncanakan panitia,” ujarnya.
Pihaknya juga mengakui, adanya kekurangan dalam pengawasan usai gerak jalan yang dimaksud.
“Sebagai panitia, KKGO, BAPOPSI dan K3S, kami mengakui bahwa kejadian spontan tersebut kurang pantas dan kurang etis dilakukan oleh anak-anak usia sekolah dasar,” katanya.
Menurutnya, kejadian tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pihak yang terlibat.
“Peristiwa ini menjadi bahan evaluasi mendalam dan pembelajaran berharga bagi kami beserta seluruh kepala sekolah dan pendidik. Ke depan, kami akan memperketat pengawasan serta pengkondisian acara agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa yang akan datang,” tegasnya.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya



















Komentar