Warung Nasi di Kawasan Industri Purati Bonen Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 30 Juta

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Warung Nasi di Kawasan Industri Purati Bonen yang Ludes Terbakar

KABUPATEN TANGERANG, ONLINEPANTURA.COM – Sebuah warung nasi milik warga di Kawasan Industri Purati Bonen, Desa Sukanegara, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, hangus terbakar pada Minggu (12/4/2026) siang. Beruntung, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Warung nasi milik Sainah (54 tahun), warga Kampung Babakan RT 10 RW 02, Desa Sukanegara, dilalap api yang diduga berasal dari korsleting listrik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologi: Supir Ekspedisi Pertama Teriak Api

Menurut keterangan dua orang saksi, Jumri (29) dan Kholid Anwar (25), keduanya bertugas sebagai satpam di pabrik yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Saat itu, mereka mendengar teriakan dari seorang supir ekspedisi yang melintas di depan warung. Supir tersebut berteriak “Api! Api!” karena melihat kepulan asap dan nyala api mulai membakar warung nasi.

Baca Juga :  Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar Di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

“Saksi keluar dari pos, lalu melihat api sudah mulai membesar. Mereka langsung mencari pertolongan dan berusaha memadamkan api bersama warga sekitar,” demikian dikutip dari laporan resmi Polsek Cikupa.

Api Padam Setelah 30 Menit, Polisi Segera Olah TKP

Berkat kerja cepat para saksi dan warga, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB – hanya 30 menit setelah pertama kali terlihat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp30.000.000 (tiga puluh juta rupiah). Seluruh isi warung nasi, termasuk peralatan masak dan dagangan, ludes terbakar.

Pukul 15.00 WIB, Piket Fungsi Polsek Cikupa yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Syaiful Rus Diansyah, S.H., tiba di lokasi. Tim langsung melakukan:

1. Pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP)

2. Pengamanan lokasi

3. Pengumpulan barang bukti

4. Pemeriksaan saksi-saksi

5. Dokumentasi

6. Pembuatan laporan resmi

Diduga Korsleting Listrik

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara di TKP, api diduga berasal dari konsleting listrik pada instalasi listrik di warung nasi tersebut.

Baca Juga :  30 Mahasiswa asal Kabupaten Tangerang Tempuh Pendidikan di Swiss German University

“Dugaan sementara dari keterangan saksi dan hasil cek TKP, penyebab kebakaran adalah korsleting listrik,” tulis Kapolsek Cikupa, AKP Syamsul Bahri, S.TK., S.I.K., M.H., dalam laporannya kepada Kapolresta Tangerang.

Polisi Himbau Warga Periksa Instalasi Listrik

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi M. Indra Waspada Amirulloh, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., melalui Kapolsek Cikupa mengimbau seluruh masyarakat agar lebih waspada terhadap bahaya korsleting listrik, terutama pada bangunan semi permanen atau warung dengan instalasi listrik sederhana.

“Periksa secara berkala kabel-kabel di rumah atau tempat usaha. Jangan biarkan instalasi listrik yang sudah rapuh atau keliatan. Matikan aliran listrik saat meninggalkan bangunan dalam waktu lama,” pesan Kapolsek.

Hingga berita ini diturunkan, pemilik warung, Ibu Sainah, masih dalam keadaan shock namun bersyukur tidak ada korban jiwa. Pihak keluarga dan warga sekitar telah membuka donasi ringan untuk meringankan beban korban.

(Ast)

Follow WhatsApp Channel onlinepantura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Teror “Pocong” Diduga Modus Kejahatan, Polresta Tangerang Tingkatkan Patroli dan Imbau Warga Aktifkan Ronda
‎Camat Sepatan Timur beserta Kapolsek Sepatan Razia Penghuni Kontrakan  ‎
LSM Geram Banten Bakal Laporkan Otak Dibalik Peredaran Tramadol dan Eximer di Tangerang
Judi Sabung Ayam di Tangerang Digerebek, Puluhan Ayam Diamankan
Polresta Tangerang Amankan Pria Diduga Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Bawah Umur
Polresta Tangerang Bongkar Peredaran 37 Ribu Butir Obat Keras Ilegal
Diduga Depresi, Warga Mekar Kondang Sukadiri Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi 
Warga Desa Tegal Kunir Kidul geger, pria tergantung dilantai dua rumah kontrakan
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:49 WIB

Viral Teror “Pocong” Diduga Modus Kejahatan, Polresta Tangerang Tingkatkan Patroli dan Imbau Warga Aktifkan Ronda

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:09 WIB

‎Camat Sepatan Timur beserta Kapolsek Sepatan Razia Penghuni Kontrakan  ‎

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:10 WIB

LSM Geram Banten Bakal Laporkan Otak Dibalik Peredaran Tramadol dan Eximer di Tangerang

Senin, 11 Mei 2026 - 08:04 WIB

Judi Sabung Ayam di Tangerang Digerebek, Puluhan Ayam Diamankan

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:23 WIB

Polresta Tangerang Amankan Pria Diduga Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Bawah Umur

Berita Terbaru

Automobiles

Honda Dio 125 Skuter tampil dengan desain tajam dan agresif

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:18 WIB

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid  pada kegiatan pemberian Gerobak Usaha dan Kompor ke para pelaku usaha 

KABUPATEN TANGERANG

Bupati Tangerang Antusias Bantu UMKM Teluknaga, Kosambi dan Pakuhaji

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:58 WIB

Food

Resep Membuat Kue Brownies Coklat Ala Cafe 

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:00 WIB