Sorang Guru Paruh Waktu di Lebak Tutup Usia Setelah Berjuang dengan Penyakit yang diderita, 17 tahun Mengabdi Tanpa Kesejahteraan

Jumat, 10 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK – Seorang guru paruh waktu telah menghembuskan nafas terakhir setelah berjuang melawan sakit jantung yang dideritanya, almarhumah mengajar di sekolah SD Negeri 2 Umbulijaya, Kecamatan Banjarsari, Lebak, Banten. Juneti yang sering di sebut panggilam akrabnya bu Neti Sosok guru terbaik telah berpulang setelah 17 tahun mengabdi. Jumat (10/07/26).

Semasa hidupnya, ditengah keterbatasan yang dimiliki bu Neti sebagai guru paruh waktu, tetep menjalankan amanah sebagai seorang pendidik tanpa pernah mengeluh.

Setiap hari beliau berjalan kaki sekitar dua kilo meter dari rumah menuju sekolah SD Negeri 2 Umbulijaya, jalan yang berbukit sempit dan licin, bahkan berlumpur saat musim hujan menjadi bagian dari perjuangan nya semasa hidupnya yang harus dilalui.

Siti Nurjanah salah satu adiknya atau perwakilan keluarga menceritakan tentang bu guru Neti semasa hidupnya dan perjalanan panjang selama 17 mengabdi menjadi seorang guru paruh waktu sampai ajal menjemput bu guru Neti menurutnya, “Almarhumah meninggal dunia disebabkan penyakit jantung yang dideritanya, sebelumnya orangnya tidak pernah mengeluh walupun sakit masih terlihat ceria, sempat di rawat di rumah sakit daerah Malingping Rangkasbitung, bahkan dirawat juga di rumah sebelum ke rumah sakit, menderita sakit selama sebulan setelah dirawat dari rumah sakit dapt 3 hari diri almarhumah meninggal dunia,”jelasnya.

Baca Juga :  Warga Kampung Damprit Kedaung Barat Digegerkan Penemuan Sosok Pria Gantung Diri didalam Bengkel

Sayang nya tidak ada kesejahteraan buat guru paruh waktu sekalipun sudah 17 tahun mengabdi di dunia pendidikan, ” Tutup nya.

Hanya doa dari rekan sejawat dan keluarga semoga almarhumah ditempatkan di surga nya Alloh SWT sebagi pahlawan tanpa jasa.

(Ast/Red)

Berita Terkait

‎Siswi Terduga Korban Pelecehan Seksual di SMAN25 Kabupaten Tangerang Buat Klarifikasi, Orang Tua Korban, Kenapa Kami yang Klarifikasi 
‎TW LAW OFFICE & PARTNER Kawal Keadilan Untuk Korban Pembunuhan Muhamad Harun ‎
Warga Kampung Damprit Kedaung Barat Digegerkan Penemuan Sosok Pria Gantung Diri didalam Bengkel
Pengedar Obat Keras Ilegal di Sepatan Ditangkap, 100 lempeng Tramadol Disita
Polisi Bongkar Kematian Perempuan Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka
Polisi Bekuk Bos Koperasi dan 4 Anak Buah, Diduga Aniaya dan Lakukan Kekerasan Seksual
Polresta Tangerang Ringkus Pelaku Curas di Tigaraksa, Penadah Motor Hasil Rampasan Diburu
Polsek Sepatan Berhasil Gagalkan Peredaran Narkotika
Berita ini 34 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:53 WIB

‎Siswi Terduga Korban Pelecehan Seksual di SMAN25 Kabupaten Tangerang Buat Klarifikasi, Orang Tua Korban, Kenapa Kami yang Klarifikasi 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:11 WIB

‎TW LAW OFFICE & PARTNER Kawal Keadilan Untuk Korban Pembunuhan Muhamad Harun ‎

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Warga Kampung Damprit Kedaung Barat Digegerkan Penemuan Sosok Pria Gantung Diri didalam Bengkel

Sabtu, 19 September 2026 - 22:01 WIB

Pengedar Obat Keras Ilegal di Sepatan Ditangkap, 100 lempeng Tramadol Disita

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Polisi Bongkar Kematian Perempuan Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

Berita Terbaru