Menko PMK didampingi Menteri Agama luncurkan Gernas RANA di Satuan Pendidikan Keagamaan

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAWA BARAT – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, didampingi Menteri Agama Nasaruddin Umar serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi meluncurkan Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak (Gernas RANA) di Satuan Pendidikan Keagamaan, bertempat di Pesantren Al-Hamidiyah, Depok, Jawa Barat pada Minggu (12/7/2026).

Peluncuran ini menjadi tonggak awal implementasi Gernas RANA di satuan pendidikan keagamaan dan akan terus dikumandangkan ke berbagai satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Menko Pratikno menegaskan bahwa upaya menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi anak dimulai dari lingkungan yang paling dekat dengan kehidupan anak, yaitu keluarga. Menurutnya, keluarga merupakan tempat dan langkah awal pembentukan karakter. Keluarga benteng pertama dalam melindungi anak dari berbagai tindak kekerasan.

“Ruang aman dan nyaman bagi anak harus dimulai dari keluarga. Ketika keluarga mampu menghadirkan kasih sayang, komunikasi serta perlindungan yang baik, anak akan tumbuh dengan rasa aman dan percaya diri. Dari lingkungan keluarga inilah perlindungan dimulai, kemudian diperkuat di sekolah dan di ruang publik termasuk ruang digital,” ujar Menko PMK.

Melalui Gerakan Nasional RANA, Pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat membangun komitmen bersama untuk menghadirkan empat ruang aman bagi anak, yaitu keluarga, satuan pendidikan, dan ruang publik termasuk ruang digital. Keempat ruang tersebut diharapkan mampu melindungi anak dari empat bentuk kekerasan, yakni kekerasan fisik, verbal, seksual, dan digital.

Baca Juga :  Indonesia bersama Australia resmi meluncurkan program KITA SEHAT

Pratikno mengingatkan bahwa ancaman terhadap anak saat ini tidak hanya terjadi di ruang fisik, tetapi juga semakin banyak terjadi di ruang digital. Kemajuan teknologi menghadirkan berbagai peluang bagi anak untuk belajar dan berkembang, namun pada saat yang sama juga membuka risiko baru berupa perundungan siber, eksploitasi, penyebaran konten negatif, hingga berbagai bentuk kekerasan digital lainnya.

 

Follow WhatsApp Channel onlinepantura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut 1 Agustus Menteri Agama ajak masyarakat Zikir dan Doa Kebangsaan, Terbuka untuk Umum
Indonesia bersama Australia resmi meluncurkan program KITA SEHAT
Peringati Hari Anak Nasional 2026, Menkomdigi Resmikan Deklarasi Sekolah Cakap Digital
Peringati HMKG ke-79, BMKG Perkuat Layanan untuk Mendukung Ketahanan Nasional
Perkuat Keamanan Aset Negara, Ditpamobvit Polri Asistensi Sistem Pengamanan PT Asmin Bara Bronang
80 Tahun Polri Bekerja untuk Rakyat
Berita ini 24 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:03 WIB

Sambut 1 Agustus Menteri Agama ajak masyarakat Zikir dan Doa Kebangsaan, Terbuka untuk Umum

Minggu, 26 Juli 2026 - 02:52 WIB

Indonesia bersama Australia resmi meluncurkan program KITA SEHAT

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:20 WIB

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Menkomdigi Resmikan Deklarasi Sekolah Cakap Digital

Rabu, 22 Juli 2026 - 05:27 WIB

Peringati HMKG ke-79, BMKG Perkuat Layanan untuk Mendukung Ketahanan Nasional

Senin, 13 Juli 2026 - 22:33 WIB

Menko PMK didampingi Menteri Agama luncurkan Gernas RANA di Satuan Pendidikan Keagamaan

Berita Terbaru

Kabupaten Tangerang

Bupati Tangerang dan Apdesi Sosialisasi Kadarkum di Kecamatan Kemiri 

Senin, 3 Agu 2026 - 06:03 WIB