Ketua MCS Minta OJK dan BI Tertibkan Praktik Tukar Uang Pinggir Jalan di Tangerang

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TANGERANG, ONLINEPANTURA.COM – Maraknya praktik pertukaran uang pecahan baru di pinggir jalan selama bulan Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri menuai sorotan dari berbagai pihak. Ketua Media Center Sukadiri (MCS), Ijum Setiawan, S.S., S.H., meminta otoritas keuangan segera menertibkan praktik tersebut karena dinilai merugikan masyarakat.

Di sejumlah ruas jalan dan titik keramaian di wilayah Kabupaten Tangerang, jasa penukaran uang pecahan kecil terlihat menjamur.

Para penyedia jasa menawarkan berbagai pecahan uang yang dibutuhkan masyarakat untuk tradisi berbagi saat Lebaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun di balik kemudahan tersebut, masyarakat sering kali harus membayar potongan biaya yang cukup besar.

“Kami menemukan praktik yang sangat merugikan masyarakat. Ada warga yang menukar uang Rp1.000.000 tetapi hanya menerima sekitar Rp800.000 dalam bentuk pecahan kecil. Artinya ada potongan sampai Rp200.000. Ini tentu sangat memberatkan masyarakat,”ujar Ijum Setiawan.

Baca Juga :  Camat Miftah Serahkan Bantuan Banjir  Untuk Warga Perumahan Samawah Desa Jatimulya Sepatan Timur

Menurutnya, praktik tersebut tidak bisa dianggap sebagai hal biasa karena berkaitan langsung dengan pengelolaan uang rupiah yang telah diatur oleh negara.

Dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang disebutkan bahwa pengelolaan dan penukaran uang rupiah merupakan kewenangan negara yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia, bank umum, atau pihak yang secara resmi ditunjuk oleh Bank Indonesia.

Selain itu, mekanisme pengelolaan uang rupiah juga diatur dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 21/10/PBI/2019 tentang Pengelolaan Uang Rupiah, yang menegaskan bahwa layanan penukaran uang kepada masyarakat dilakukan melalui lembaga resmi guna menjamin keamanan dan keaslian uang yang beredar.

Ketua MCS menilai, jika praktik penukaran uang dibiarkan bebas di pinggir jalan dengan potongan yang sangat besar, maka hal tersebut dapat membuka ruang praktik yang merugikan masyarakat serta berpotensi menimbulkan persoalan hukum.
Karena itu, ia meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, serta pihak perbankan untuk lebih aktif melakukan pengawasan dan penertiban terhadap praktik penukaran uang di pinggir jalan.

Baca Juga :  Camat Rajeg Oman Apriaman Halal Bihalal Merangkul Memaafkan

“Kami berharap OJK dan Bank Indonesia tidak hanya membuka layanan penukaran uang, tetapi juga turun melakukan pengawasan agar masyarakat tidak dirugikan oleh praktik potongan yang tidak wajar,” tegasnya.

Selain pengawasan dari otoritas keuangan, pemerintah daerah juga diharapkan dapat melakukan penataan agar aktivitas penukaran uang di pinggir jalan tidak mengganggu ketertiban umum serta tidak membuka ruang praktik yang merugikan masyarakat.

MCS juga mengimbau masyarakat Kabupaten Tangerang untuk menukarkan uang melalui layanan resmi yang disediakan oleh Bank Indonesia maupun perbankan, sehingga masyarakat dapat memperoleh uang layak edar tanpa potongan berlebihan serta terhindar dari risiko peredaran uang palsu.

Menurutnya, tradisi berbagi uang saat Lebaran merupakan bagian dari budaya kebersamaan masyarakat Indonesia. Namun tradisi tersebut tidak seharusnya dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk mengambil keuntungan berlebihan dari masyarakat. (Rls/Hin)

Follow WhatsApp Channel onlinepantura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Kabupaten Tangerang jadi tuan rumah Seminar Nasional Diskusi Aglomerasi
Kopdes Merah Putih Desa Melayu Timur Diluncurkan, Didorong Jadi Mesin Ekonomi Warga
RSUD Pakuhaji Bersama Satuan Radar 401 Tanjung Kait Giat Baksos Pengobatan Umum Gratis di HUT ke-80 TNI AU
HUT ke-80 TNI AU, Bupati Tangerang hadiri Baksos Kesehatan Gratis Satrad 401 Tajung Kait Mauk
Bupati Tangerang, Perusahaan bantu Masyarakat Sekitar Kawasan  
Bupati Tangerang Hadiri Tangerang Tax Expo 2026 
Pengurus DPK Tani Merdeka Indonesia Kecamatan Sepatan Timur Giat Korvei
Jelang Peringatan May Day, Bupati Tangerang harapkan berjalan aman, tertib, dan kondusif
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 09:50 WIB

Pemerintah Kabupaten Tangerang jadi tuan rumah Seminar Nasional Diskusi Aglomerasi

Rabu, 29 April 2026 - 14:43 WIB

Kopdes Merah Putih Desa Melayu Timur Diluncurkan, Didorong Jadi Mesin Ekonomi Warga

Rabu, 29 April 2026 - 12:13 WIB

RSUD Pakuhaji Bersama Satuan Radar 401 Tanjung Kait Giat Baksos Pengobatan Umum Gratis di HUT ke-80 TNI AU

Rabu, 29 April 2026 - 04:18 WIB

HUT ke-80 TNI AU, Bupati Tangerang hadiri Baksos Kesehatan Gratis Satrad 401 Tajung Kait Mauk

Senin, 27 April 2026 - 19:35 WIB

Bupati Tangerang, Perusahaan bantu Masyarakat Sekitar Kawasan  

Berita Terbaru

Mobil Chery QQ3

Automobiles

Penampilan Mobil Chery QQ3 tampil semakin keren

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:32 WIB