KABUPATEN TANGERANG, ONLINEPANTURA.COM – Warga Di sekitar Villa Permata Desa Gelam Jaya Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang lansia berinisial PKN (56) meninggal dunia akibat Gantung Diri di sebuah pohon pada Sabtu (31/1/2026) Siang.
Kapolsek Pasar Kemis, AKP.Humaedi,SH menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB oleh anaknya, saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke tetangga korban, yang diteruskan kepada warga sekitar dan Bhabinkamtibmas Desa Gelam Jaya.
Mendapat laporan tersebut, personel piket Polsek Pasar Kemis bersama Unit Identifikasi Polresta Tangerang segera meluncur ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Berdasarkan Pemeriksaan awal di lokasi, korban meninggal dunia murni akibat gantung diri menggunakan tali, Tim tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ungkap Akp.Humaedi,SH.
Dalam peristiwa ini korban di bawa ke RSUD Balaraja namun pihak
keluarga korban menolak untuk dilakukan Visum/Otopsi dengan membuat Surat Penyataan Penolakan tidak untuk dilakukan Visum Luar/Otopsi dan akan membawa korban/almarhum kerumah duka untuk di semayamkan secara Keagamaan.
Menurut keterangan saksi Sdr AND yang merupakan Anak Korban bahwa Ayahnya tersebut sebelumnya mempunyai masalah Rumah Tangga dan Terhimpit Masalah Ekonomi, Ibunya (Istri Korban) sudah pergi meninggalkan rumah.
Atas kejadian memilukan ini, Kapolsek Pasar Kemis memberikan Imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat, agar lebih peka dan memberikan perhatian ekstra terhadap kondisi Psikologis anggota keluarganya.
“Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Kami mengajak siapa saja tang eedang menghadapi tekanan mental untuk tidak ragu bercerita kepada keluarga, teman, atau berkonsultasi dengan tenaga Profesional.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan Layanan Kesehatan Mental di Puskesmas rerdekat,”himbau Kapolsek Pasar Kemis
Beliau menambahkan bahwa menciptakan lingkungan yang peduli dan suportif sangat nyata pengaruhnya dalam mencegah kejadian serupa, mengingat hidup adalah anugerah yang sangat berharga,”jelasnya.
(Ast/Red)










