Diduga Depresi, Warga Mekar Kondang Sukadiri Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi 

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TANGERANG, ONLINEPANTURA.COM – Seorang pria paruh baya (70) yang ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di kamar mandi rumah anaknya di Kampung Tuis RT 008 RW 004, Desa Mekar Kondang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang pada Senin (4/5/2026).

Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan sehelai kain sarung melilit di lehernya dan terikat pada rangka bambu pintu kamar mandi.

Dugaan sementara, korban nekat mengakhiri hidup karena depresi yang dipicu permasalahan rumah tangga.
Salah seorang warga setempat, RJ (60), menuturkan bahwa korban diketahui memiliki riwayat persoalan keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Istri pertamanya telah meninggal dunia, sementara dengan istri keduanya sudah bercerai. Diduga itu yang membuat almarhum mengalami tekanan batin,” ujar RJ kepada wartawan di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Camat Miftah Serahkan Bantuan Banjir  Untuk Warga Perumahan Samawah Desa Jatimulya Sepatan Timur

Menurut RJ, sebelum peristiwa tersebut, korban tengah berkunjung dan bermalam di rumah anaknya di Desa Mekar Kondang. Namun rumah tersebut diketahui sudah lama tidak ditempati karena sang anak telah pindah ke wilayah Teluknaga.

“Yang pertama kali melihat korban adalah ibu-ibu yang sedang mencuci pakaian di kali depan rumah sekira jam setengah enam pagi. Karena kamar mandi tempat korban bunuh diri ada di luar rumah jadi terlihat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mekar Kondang, Muhamad Sofa Marwah, mengatakan bahwa setelah menerima laporan, pihak kepolisian dari Polsek Mauk segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal dan mengevakuasi jenazah bersama pihak keluarga.

Baca Juga :  DLHK Kabupaten Tangerang Sosialisasi Program Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik Di Kecamatan Sukadiri 

“Pihak keluarga, dalam hal ini anak-anak almarhum, menolak dilakukan autopsi dan memilih untuk segera mengurus pemakaman,”kata Sofa Marwah.

Ia menambahkan, sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, pemerintah desa turut membantu proses pengurusan jenazah, termasuk menyediakan perlengkapan kain kafan serta mengerahkan staf desa hingga proses pemakaman selesai.

“Almarhum sebenarnya berdomisili di Desa Sukadiri. Kebetulan kejadian ini di rumah anaknya yang merupakan warga kami. Sudah menjadi kewajiban kami membantu agar jenazah bisa segera dimakamkan dengan layak,” pungkasnya.(Red)

Follow WhatsApp Channel onlinepantura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Sepatan Gelar Razia Stasioner dan Patroli Mobile
Viral Teror “Pocong” Diduga Modus Kejahatan, Polresta Tangerang Tingkatkan Patroli dan Imbau Warga Aktifkan Ronda
‎Camat Sepatan Timur beserta Kapolsek Sepatan Razia Penghuni Kontrakan  ‎
LSM Geram Banten Bakal Laporkan Otak Dibalik Peredaran Tramadol dan Eximer di Tangerang
Judi Sabung Ayam di Tangerang Digerebek, Puluhan Ayam Diamankan
Polresta Tangerang Amankan Pria Diduga Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Bawah Umur
Polresta Tangerang Bongkar Peredaran 37 Ribu Butir Obat Keras Ilegal
Warga Desa Tegal Kunir Kidul geger, pria tergantung dilantai dua rumah kontrakan
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:17 WIB

Polsek Sepatan Gelar Razia Stasioner dan Patroli Mobile

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:49 WIB

Viral Teror “Pocong” Diduga Modus Kejahatan, Polresta Tangerang Tingkatkan Patroli dan Imbau Warga Aktifkan Ronda

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:09 WIB

‎Camat Sepatan Timur beserta Kapolsek Sepatan Razia Penghuni Kontrakan  ‎

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:10 WIB

LSM Geram Banten Bakal Laporkan Otak Dibalik Peredaran Tramadol dan Eximer di Tangerang

Senin, 11 Mei 2026 - 08:04 WIB

Judi Sabung Ayam di Tangerang Digerebek, Puluhan Ayam Diamankan

Berita Terbaru

Food

Resep Ikan Kembung Bakar Pedas Gurih dan Enak 

Selasa, 26 Mei 2026 - 04:37 WIB