LSM Geram Banten Bakal Laporkan Otak Dibalik Peredaran Tramadol dan Eximer di Tangerang

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TANGERANG – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Geram Banten Indonesia DPC Kabupaten Tangerang menolak keras peredaran Tramadol dan Eximer di wilayah Kabupaten Tangerang.

Demikian pernyataan itu di sampaikan Ketua LSM Geram Banten Indonesia DPC Kabupaten Tangerang Samsuri menyusul maraknya peredaran obat keras tipe G yang trend di Kalangan anak muda.

“Sebagai sosial kontrol kami menolak keras peredaran Tramadol dan Eximer yang telah banyak meracuni generasi muda khususnya di Kabupaten Tangerang,”kata Samsuri, Sabtu 16 Mai 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Samsuri sudah saatnya pihak kepolisian memberantas obat-obatan tersebut dari mulai pengedar sampai kepada otak yang mengatur jalannya bisnis haram itu.

Baca Juga :  Pria Tewas Tertabrak Kereta di Sukabumi, Diduga Bunuh Diri

“Kalau hanya pengedar yang ditangkap maka peredaran obat keras tipe G itu akan tetap ada maka otak dibalik pengedarnya harus ditangkap dan kami akan melaporkannya,” tegasnya.

Disinggung wilayah mana saja yang saat ini marak dengan peredaran Tramadol dan Eximer Samsuri mengatakan obat keras tersebut saat ini marak di dua wilayah yakni Kosambi dan Teluknaga.

“Kosambi dan Teluknaga saat ini menjadi fokus kami untuk membantu pihak kepolisian memberantasnya karena di dua wilayah itu saat ini marak peredarannya,” lungkapnya.

Baca Juga :  Judi Sabung Ayam di Tangerang Digerebek, Puluhan Ayam Diamankan

Samsuri menghimbau kepada orang tua agar selalu memperhatikan gerak-gerik anaknya jika memang terdapat perbedaan sikap dan prilaku dalam kesehariannya agar melaporkannya.

“Biasanya jika anak tengah mengkonsumsi obat keras baik tramadol maupun Eximer pasti sikapnya akan berubah dan banyak melawan kepada orang tua,”bebernya.

Samsuri menambahkan untuk mengoptimalkan niatnya membantu kepolisian dalam memberantas obat keras tipe G itu pihaknya akan membuka posko pengaduan di Setiap Kecamatan.

“Posko pengaduan ini nantinya akan menampung laporan dari para orang tua yang anaknya sudah terpapar sebelum kami mendampinginya untuk membuat pelaporan ke polisi,” pungkasnya. (hin)

Follow WhatsApp Channel onlinepantura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Judi Sabung Ayam di Tangerang Digerebek, Puluhan Ayam Diamankan
Polresta Tangerang Amankan Pria Diduga Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Bawah Umur
Polresta Tangerang Bongkar Peredaran 37 Ribu Butir Obat Keras Ilegal
Diduga Depresi, Warga Mekar Kondang Sukadiri Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi 
Warga Desa Tegal Kunir Kidul geger, pria tergantung dilantai dua rumah kontrakan
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar Di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan
Polsek Kronjo Ungkap Peredaran Tramadol Ilegal, Tersangka Diamankan dan Jalani Rehabilitasi
Diduga Depresi, Pemuda di Desa Bitung Jaya Ditemukan Tewas Tergantung
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:10 WIB

LSM Geram Banten Bakal Laporkan Otak Dibalik Peredaran Tramadol dan Eximer di Tangerang

Senin, 11 Mei 2026 - 08:04 WIB

Judi Sabung Ayam di Tangerang Digerebek, Puluhan Ayam Diamankan

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:23 WIB

Polresta Tangerang Amankan Pria Diduga Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Bawah Umur

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:55 WIB

Polresta Tangerang Bongkar Peredaran 37 Ribu Butir Obat Keras Ilegal

Senin, 4 Mei 2026 - 13:25 WIB

Diduga Depresi, Warga Mekar Kondang Sukadiri Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi 

Berita Terbaru

Puncak Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Minggu (10/5/2026) (foto/Adv)

KABUPATEN TANGERANG

Acara May Day 2026, Disnker Kabupaten Tangerang Gelar Bakti Sosial 

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:49 WIB