Kenapa Migrasi Secara Massal Semut Terjadi, Berikut Penjelasannya

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Migrasi Massal Semut (foto/istimewa)

Migrasi Massal Semut (foto/istimewa)

Kenapa Migrasi Secara Massal Semut Terjadi, Berikut ini Penjelasannya! migrasi Massal binatang Semut adalah perpindahan koloni secara massal yang dipicu oleh kebutuhan mencari sumber makanan baru, kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan (banjir/kekeringan), atau kerusakan sarang.

Koloni berpindah secara terorganisir, sering kali membawa ratu, larva, dan pupa ke lokasi baru, dengan beberapa spesies seperti semut pengembara bersifat nomaden.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut adalah poin-poin penting mengenai Migrasi Secara Massal Semut :

Penyebab Migrasi Massal Semut : 

Baca Juga :  Kolak Pisang Menu Takjil Berbuka Puasa di Bulan Suci Ramadhan Paling di Cari 

Kebutuhan Sumber Daya:

Mencari tempat yang lebih lembap, suhu yang lebih baik, atau sumber makanan yang lebih melimpah.

Gangguan Lingkungan:

Banjir, erosi tanah, atau kerusakan sarang memaksa koloni pindah ke tempat yang lebih aman.

Perubahan Cuaca:

Kekeringan ekstrem memaksa semut mencari sumber air, seringkali masuk ke rumah manusia.

Perilaku Semut Selama Migrasi: 

Relokasi Terorganisir:

Semut pekerja menemukan lokasi baru dan memindahkan telur, larva, pupa, hingga ratu secara bertahap.

Semut Pengembara (Driver Ants):

Spesies ini tidak memiliki sarang permanen dan berpindah tempat setiap hari.

Migrasi Ratu:

Baca Juga :  Menu Berbuka Puasa Hari Pertama Ala Rumahan yang Sehat

Ratu biasanya ikut pindah di tengah proses relokasi, dikelilingi oleh pekerja.

Dampak Migrasi: 

Invasi Rumah:

Semut sering pindah ke dalam rumah karena struktur bangunan menyediakan perlindungan dan akses makanan yang lebih baik, terutama saat cuaca ekstrem.

Perilaku Agresif:

Beberapa spesies, khususnya semut pengembara, dapat menyerang hewan lain dan manusia saat melakukan perjalanan.

Migrasi semut menunjukkan kemampuan adaptasi yang tinggi untuk kelangsungan hidup koloni. (AI)

Follow WhatsApp Channel onlinepantura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Lagi Hits di Kalangan Anak Muda, Selfie Cermin Cembung Hadir di Lapangan Kecamatan Sepatan Timur ‎
Slank Fans Club  Tangerang Raya gelar Silahturahmi Akbar di Cafe Crifto ‎
Motor Yamaha Free Go XR 125 2026 Desain Crossover Super Irit
Penampilan Honda Vario 125 Street
Penampilan Redmi Pad 2 Pro
Resep Membuat Kue Puding Lapis Mangga Santan
Penampilan Motor Yamaha TMAX 
Penampilan Motor Honda Super Cub 110
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 19:00 WIB

‎Lagi Hits di Kalangan Anak Muda, Selfie Cermin Cembung Hadir di Lapangan Kecamatan Sepatan Timur ‎

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:04 WIB

Slank Fans Club  Tangerang Raya gelar Silahturahmi Akbar di Cafe Crifto ‎

Minggu, 26 April 2026 - 13:20 WIB

Motor Yamaha Free Go XR 125 2026 Desain Crossover Super Irit

Jumat, 24 April 2026 - 13:02 WIB

Penampilan Honda Vario 125 Street

Jumat, 24 April 2026 - 11:05 WIB

Penampilan Redmi Pad 2 Pro

Berita Terbaru

Ilustrasi Pocong

KABUPATEN TANGERANG

Penampakan Pocong Beredar, Kapolsek Sepatan AKP Fahyani Pastikan Itu Hoax

Senin, 18 Mei 2026 - 20:57 WIB