Wabup Tangerang Tegaskan Lingkungan Pendidikan Harus Bebas Dari Segala Tindakan Kekerasan

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TANGERANG – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menegaskan bahwa lingkungan pendidikan harus bebas dari segala bentuk tindakan kekerasan. Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat membuka acara sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Anak di Sekolah bagi Guru PAUD/TK di Kabupaten Tangerang, Rabu (10/06/26).

“Saya ingin menegaskan bahwa tidak boleh ada ruang bagi segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan. Kita harus memastikan sekolah benar-benar bebas dari segala bentuk kekerasan, baik kekerasan fisik, verbal, psikologis, perundungan maupun bentuk kekerasan lainnya,” tegas Wabup Intan.

Dalam sambutannya, dia menyebut bahwa kekerasan terhadap anak bukan hal yang remeh dan sepele. Bentakan, ejekan, atau kata-kata yang merendahkan dan perundungan dapat meninggalkan luka yang membekas dan mempengaruhi tumbuh kembang anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu, pendekatan yang mengedepankan kasih sayang, komunikasi yang positif, kesabaran, dan keteladanan harus menjadi budaya dalam dunia pendidikan, khususnya pendidikan usia dini

“Apa yang diajarkan dan dicontohkan oleh guru hari ini akan melekat dalam ingatan anak-anak hingga mereka dewasa nanti. Karena itu saya meyakini bahwa guru bukan hanya pendidik, tetapi juga pelindung, pembimbing, sekaligus teladan bagi anak-anak kita,” ujarnya.

Baca Juga :  Peringati Hari Guru Ke-80 dan HUT PGRI, Ketua PGRI Sepatan Timur Adakan Giat Jalan Santai 

Dia juga menyoroti pentingnya peran strategis para guru PAUD dan TK yang sangat luar biasa.

Guru PAUD dan TK merupakan salah satu pihak yang terlibat langsung dalam membentuk karakter anak pada masa emas pertumbuhannya. Untuk itu, kerja sama dan kolaborasi yang kuat menjadi kunci suksesnya pembangunan manusia seutuhnya.

“Kerja sama dan kolaborasi dari semua pihak, mulai dari keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, hingga seluruh pemangku kepentingan merupakan kunci keberhasilan pembangunan manusia seutuhnya.

Bapak dan ibu guru merupakan salah satu garda terdepan dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang Layak Anak,” tandasnya.

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak. Dia juga mengajak seluruh guru PAUD dan TK di Kabupaten Tangerang untuk terus menguatkan sinergi dan kolaborasi secara aktif menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi anak-anak.

Baca Juga :  Ketua Media Center Rajeg Kecam Keras Oknum yang Backup Pedagang Obat Daftar G

“Mari kita jadikan sekolah sebagai rumah kedua yang aman dan menyenangkan bagi setiap anak. Ketika anak-anak tumbuh tanpa kekerasan, mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan bimbingan dengan penuh kasih sayang maka kita sedang menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter dan berdaya saing,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (DP3A), Asep Suherman menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut dikuti oleh para guru PAUD dan TK dari 29 kecamatan dengan menghadirkan narasumber dari Universitas Paramadina Jakarta dan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Provinsi Banten.

Pihaknya berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat yang nyata dalam meningkatkan kapasitas para pendidik sehingga mampu mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan bebas dari segala bentuk kekerasan terhadap anak.

“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman, pengetahuan dan kapasitas guru PAUD dan TK dalam upaya mencegah, mengenali serta menangani berbagai bentuk kekerasan terhadap anak, mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif dan ramah anak sehingga proses tumbuh kembang anak dapat berlangsung secara optimal,”jelas Asep.(Red)

Follow WhatsApp Channel onlinepantura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala SMPN 2 Sepatan Sambut Baik Kehadiran IJS  
Jadwal dan Tata Cara Pendaftaran SPMB SD Negeri di Kota Tangerang
Tingkatkan Kwalitas Kompetensi TMI Siap Berkolaborasi dengan Guru PAUD Se-Kecamatan Sepatan Timur
Wabup Tangerang Dorong Guru PAI Dobrak Metode Klasik, Lawan Gempuran Digital
Sosialisasi dan Deklarasi Komitmen Bersama SPMB, Bupati Tangerang, SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Harus Transparan dan Obyektif 
Kecamatan Pakuhaji Bersama Solid HIV hadirkan Edukasi dan Literasi bahaya pergaulan remaja serta HIV/AIDS
Program Beasiswa Tangerang Gemilang 2026, 1.570 peserta yang lolos tahap administrasi ikuti seleksi wawancara
Gebyar Talenta Siswa 2026, Deklarasikan Kelompok Kerja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:37 WIB

Wabup Tangerang Tegaskan Lingkungan Pendidikan Harus Bebas Dari Segala Tindakan Kekerasan

Senin, 8 Juni 2026 - 13:00 WIB

Kepala SMPN 2 Sepatan Sambut Baik Kehadiran IJS  

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:15 WIB

Jadwal dan Tata Cara Pendaftaran SPMB SD Negeri di Kota Tangerang

Minggu, 24 Mei 2026 - 01:10 WIB

Tingkatkan Kwalitas Kompetensi TMI Siap Berkolaborasi dengan Guru PAUD Se-Kecamatan Sepatan Timur

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:38 WIB

Wabup Tangerang Dorong Guru PAI Dobrak Metode Klasik, Lawan Gempuran Digital

Berita Terbaru