Sosialisasi dan Deklarasi Komitmen Bersama SPMB, Bupati Tangerang, SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Harus Transparan dan Obyektif 

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 harus benar-benar transparan dan obyektif. Hal tersebut ditegaskan Bupati Maesyal Rasyid saat membuka acara sosialisasi dan deklarasi komitmen bersama SPMB Tahun 2026 di Hotel Lemo, Selasa (19/20/26).

“Alhamdulillah, acara ini dihadiri langsung dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Provinsi Banten untuk bersama-sama berkomitmen penerimaan murid baru harus betul-betul transparan dan obyektif, tidak ada pungutan apapun untuk penerimaan murid baru tahun 2026,”tegas Bupati Maesyal Rasyid.

Dalam sambutannya, dia mengatakan bahwa acara tersebut merupakan langkah awal menguatkan semangat, keyakinan dan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tadi sudah dibacakan deklarasi, ada 7 poin salah satunya adalah poinnya transparan dan metode pelaksanaan. Ini adalah awal komitmen kita bersama untuk menguatkan keyakinan dan semagat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan,”ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Tangerang Naikkan Jumlah Penerima Program Sekolah Gratis 

Selain transparansi yang menjadi salah satu dari 7 point deklarasi, dia juga menyoroti metode pelaksanaan penerimaan SPMB tahun 2026. Dia mengungkapkan ada 4 metode penerimaan yang akan digunakan untuk SPMB di seluruh jajaran satuan pendidikan negeri yang ada di Kabupaten Tangerang.

“Ada 4 metode yang masih kita laksanakan antara lain melalui metode afirmasi, metode prestasi, domisili dan juga mutasi. Ini masih kita gunakan juga karena undang-undangnya masih mengatur itu dan sistemnya ada dua, sistem online dan offline,”jelasnya.

Dia juga meminta seluruh pihak yang terlibat langsung dengan pelaksanaan SPMB untuk konsisten melaksanakan 7 point yang telah dideklarasikan agar pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2026-2027 dapat berjalan lebih tertib, lancar dan transparan.

“Lebih penting lagi adalah supaya anak-anak usia sekolah tidak putus sekolah. Saya minta kepada seluruhnya, konsisten dan loyal melaksanakan point-poin yang dideklarasikan hari ini, supaya pelaksanaan SPMB bisa lebih tertib administrasi, tertib teknis dan benar-benar transparan,”tegasnya.

Baca Juga :  Pemerintah Desa Buaran Jati Kecamatan Sukadiri mengelar Buka Puasa Bersama Bareng Unsur Masyarakat

Pihaknya juga menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak kecewa apabila anaknya tidak bisa diterima di sekokah negeri. Pemerintah daerah berkomitmen tidak ada perbedaan pengakuan dan perlakuan.

“Tidak ada perbedaan perlakuan dan pengakuan. Enggak masuk di negeri, di swasta pun kita sudah memulai gratiskan secara bertahap. InsyaAllah, mudah-mudahan tahun 2028 atau maksimal 2029, SD-SMP swasta umum gratis bisa tuntas semua,”pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan, Dadan Gandana mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pendidikan dalam rangka mewujudkan pelaksanaan SPMB yang transparan, akuntabel, objektif serta berkeadilan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.

Pelaksanaan SPMB tahun ini menggunakan basis sistem daring dan luring, kita sesuaikan dengan kondisi kewilayahan yang ada di Kabupaten Tangerang. Penerimaan murid baru tahun ajaran 2026/2027, penggunaan sistem daring ada di 51 SMPN dari 95 SMPN yang ada,”ungkapnya. (rls/hms)

Follow WhatsApp Channel onlinepantura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala SMPN 2 Sepatan Sambut Baik Kehadiran IJS  
Jadwal dan Tata Cara Pendaftaran SPMB SD Negeri di Kota Tangerang
Tingkatkan Kwalitas Kompetensi TMI Siap Berkolaborasi dengan Guru PAUD Se-Kecamatan Sepatan Timur
Wabup Tangerang Dorong Guru PAI Dobrak Metode Klasik, Lawan Gempuran Digital
Kecamatan Pakuhaji Bersama Solid HIV hadirkan Edukasi dan Literasi bahaya pergaulan remaja serta HIV/AIDS
Program Beasiswa Tangerang Gemilang 2026, 1.570 peserta yang lolos tahap administrasi ikuti seleksi wawancara
Gebyar Talenta Siswa 2026, Deklarasikan Kelompok Kerja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
WPA Desa Tegal Kunir Lor, Mauk Sosialisasikan Peran Remaja dalam Pencegahan HIV/AIDS
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:15 WIB

Jadwal dan Tata Cara Pendaftaran SPMB SD Negeri di Kota Tangerang

Minggu, 24 Mei 2026 - 01:10 WIB

Tingkatkan Kwalitas Kompetensi TMI Siap Berkolaborasi dengan Guru PAUD Se-Kecamatan Sepatan Timur

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:38 WIB

Wabup Tangerang Dorong Guru PAI Dobrak Metode Klasik, Lawan Gempuran Digital

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:32 WIB

Sosialisasi dan Deklarasi Komitmen Bersama SPMB, Bupati Tangerang, SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Harus Transparan dan Obyektif 

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:40 WIB

Kecamatan Pakuhaji Bersama Solid HIV hadirkan Edukasi dan Literasi bahaya pergaulan remaja serta HIV/AIDS

Berita Terbaru