KABUPATEN TANGERANG — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi meresmikan Kampung Al-Qur’an yang terletak di Desa Tegal Kunir, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (31/10/2026). Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter generasi muda di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid memberikan apresiasi tinggi kepada para inisiator serta pengelola Yayasan Kampung Al-Qur’an. Ia menilai kehadiran pusat kegiatan masyarakat ini sangat strategis dalam menanamkan nilai-nilai Islam sejak dini.
Pusat Pembelajaran dan Pembentukan Karakter Generasi Muda
Menurut Bupati Maesyal, Kampung Al-Qur’an bukan sekadar tempat untuk membaca dan menghafal kitab suci, tetapi juga wadah efektif untuk membangun akhlak mulia (akhlakul karimah) di tengah arus modernisasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kehadirannya menjadi bukti nyata kepedulian masyarakat terhadap pendidikan keagamaan, khususnya dalam membentuk generasi muda yang berakhlakul karimah, berilmu, dan memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an,” ungkap Bupati Maesyal.
Ia juga berharap fasilitas baru ini dapat berfungsi ganda:
- Pusat Pendidikan Agama: Tempat mendalami ilmu Al-Qur’an bagi santri dan masyarakat luas.
- Perekat Sosial: Ruang untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan kepedulian sosial, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Pemerintah Kabupaten Tangerang, lanjutnya, berkomitmen untuk selalu mendukung setiap inisiatif masyarakat yang membawa kemaslahatan dan meningkatkan kualitas hidup umat.
Dorong Daya Saing Lewat Pelatihan BLK Kabupaten Tangerang
Selain menyoroti pentingnya pendidikan moral dan keagamaan, Bupati Maesyal juga menyempatkan diri untuk membahas kesiapan masyarakat dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Ia mengajak para pemuda dan pencari kerja di Kabupaten Tangerang agar aktif memanfaatkan program-program peningkatan keterampilan yang disediakan oleh pemerintah daerah melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Tangerang.
- “Saya mengajak masyarakat, terutama para pemuda dan pencari kerja, untuk tidak ragu mendaftarkan diri mengikuti pelatihan di BLK,” tegasnya.
Melalui BLK, masyarakat diharapkan dapat memperoleh keahlian praktis yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri saat ini. Langkah ini dinilai krusial agar pemuda lokal memiliki daya saing yang tinggi, baik untuk terserap di dunia kerja maupun guna merintis kemandirian ekonomi lewat berwirausaha. (hms)











Komentar