KABUPATEN TANGERANG — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) dengan mengangkat tema “Penguatan Layanan Code Stroke, Layanan Jantung dan PONEK”, Selasa (6/10/2026), bertempat di Aula RSUD Kabupaten Tangerang.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 170 peserta yang berasal dari berbagai unsur, meliputi jejaring pelayanan kesehatan, organisasi profesi, akademisi, unsur pemerintah, masyarakat, serta insan pers.
Forum Konsultasi Publik menjadi ruang strategis bagi RSUD Kabupaten Tangerang untuk memperoleh masukan, saran, serta membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka meningkatkan mutu dan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui forum ini, RSUD Kabupaten Tangerang secara khusus mendorong penguatan tiga layanan prioritas, yaitu Code Stroke, layanan jantung, serta Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK). Penguatan layanan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kecepatan respons, ketepatan penanganan, kesinambungan pelayanan, serta keselamatan pasien, khususnya pada kondisi kegawatdaruratan medis.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Endang Widyastiwi, M.MKes., menyampaikan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan membutuhkan kolaborasi dan keterlibatan seluruh pihak.
Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara rumah sakit, fasilitas pelayanan kesehatan jejaring, organisasi profesi, pemerintah, akademisi, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. kami ingin mendengar secara langsung berbagai masukan dan kebutuhan di lapangan agar layanan yang kami kembangkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar dr. Endang.
Ia menambahkan, penguatan layanan kegawatdaruratan harus didukung dengan sistem pelayanan yang terintegrasi, sumber daya manusia yang kompeten, sarana dan prasarana yang memadai, serta jejaring rujukan yang berjalan secara efektif.
“Orientasi utama kami adalah keselamatan pasien. Karena itu, setiap proses penguatan layanan harus bermuara pada bagaimana pasien mendapatkan penanganan yang cepat, tepat, terintegrasi, dan berkualitas,” tambahnya. (hms)
















Komentar