Kampung Ekonomi Biru, Tangerang Siapkan Model Penguatan Ekonomi Pesisir Berkelanjutan

- Redaksi

Kamis, 18 September 2025 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TANGERANG – Kabupaten Tangerang terus memantapkan langkah dalam mengembangkan potensi pesisir dengan mengusung konsep ekonomi biru atau blue economy. Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa penguatan ekonomi biru bukan sekadar program jangka pendek, melainkan visi pembangunan daerah yang terintegrasi dengan agenda nasional.

Dirinya menyampaikan menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan ekonomi biru tersebut. Ia berharap melalui momentum ini, Kabupaten Tangerang dengan potensi laut dan pesisir yang dimiliki mampu menjadi kekuatan dalam pengembangan kebijakan ekonomi biru yang menjadi prioritas pembangunan nasional.

“Dengan meningkatkan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, kita ingin menjadikan perekonomian masyarakat pesisir semakin sejahtera dan berdaya saing,”kata Bupati dalam acara Sinergi Kampung Ekonomi Biru, di Ketapang Urban Aquaculture, Kamis (18/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kekayaan pesisir Tangerang yang terbentang sepanjang 51 kilometer dengan luas pantai mencapai 325 hektare merupakan anugerah besar yang harus diolah dengan bijak. Potensi itu mencakup kawasan minapolitan di Kronjo dan Teluknaga dengan tambak seluas lebih dari 8.200 hektare, hutan mangrove di Desa Ketapang yang memiliki 720 ribu batang dari 16 spesies termasuk yang langka, hingga deretan destinasi wisata bahari populer seperti Pantai Tanjung Pasir, Pulau Cangkir, dan Tanjung Kait.

Bupati juga menyinggung potensi kuliner laut yang terpusat di Kampung Cituis, Pakuhaji, yang sedang diarahkan menjadi pintu masuk wisata menuju Kepulauan Seribu.

Baca Juga :  Meriahkan HUT RI Ke-80 Disdukcapil Kabupaten Tangerang Gelar Perlombaan

“Identitas budaya pesisir kita tidak boleh hilang. Festival pesisir yang rutin kita gelar adalah upaya menjaga warisan tradisi sekaligus memperkuat daya tarik wisata lokal,”ucapnya.

Ia menjelaskan, selama ini pemerintah daerah telah melakukan sejumlah langkah nyata, mulai dari program penanaman kembali mangrove untuk mencegah abrasi, pengembangan infrastruktur wisata di Teluknaga, hingga pemberdayaan nelayan dan UMKM yang berbasis hasil laut.

Dengan harapan dalam 5-10 tahun mendatang, Kabupaten Tangerang menargetkan pesisirnya benar-benar berkembang sebagai pusat ekonomi biru yang berkelanjutan.

“Kami ingin membangun desa-desa wisata bahari dengan fasilitas ramah lingkungan. Kawasan minapolitan akan dikelola dengan prinsip keberlanjutan. Nelayan dan UMKM pesisir harus mendapat akses lebih luas pada modal, pasar, dan teknologi.

Dan yang tidak kalah penting, investasi harus diarahkan untuk mendukung konservasi sekaligus membuka lapangan kerja,” tuturnya.

Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa keberhasilan visi besar ini tidak bisa dicapai hanya oleh pemerintah daerah. Diperlukan sinergi pentahelix antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media.

“Kita ingin pembangunan ini bukan hanya menumbuhkan ekonomi, tetapi juga melestarikan laut, mangrove, dan pesisir kita. Saya yakin, dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, mimpi ini bisa kita wujudkan,”seru dia.

Dalam kesempatan itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiartono menambahkan bahwa inisiatif Kampung Ekonomi Biru menjadi tonggak kolaborasi lintas sektor yang baru pertama kali dilakukan.

Baca Juga :  Kasie Binwasdes Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu RI Ke-80

“Kegiatan ini merupakan kolaborasi pertama dengan Kemenko Infrastruktur Republik Indonesia, Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, serta institusi pendidikan seperti IPB dan Swiss German University.

Kami juga melibatkan komunitas pesisir dan dunia usaha melalui Agung Sedayu Group,”jelasnya.

Menurut Ujang, keterlibatan sektor swasta dalam bentuk pendampingan CSR sangat penting. Salah satunya, bagaimana masyarakat bisa mengolah hasil tangkapan laut menjadi produk bernilai tambah, serta memanfaatkan tanaman mangrove untuk keperluan ekonomi.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah memperbaiki kondisi lingkungan pesisir agar lebih baik. Dari situ kita ingin masyarakat juga merasakan manfaat ekonomi, baik dari hasil olahan ikan maupun dari inovasi pemanfaatan mangrove yang memiliki nilai ekonomi,”katanya.

Adapun dalam momentum peringatan Hari Mangrove Sedunia tahun ini, lanjut Ujang, diharapkan menjadi titik awal inisiasi program jangka panjang yang akan memperkuat ketahanan ekonomi pesisir Kabupaten Tangerang.

Dengan arah strategi pembangunan pesisir yang inklusif, fokus pada infrastruktur terintegrasi, penguatan ekonomi lokal, pengembangan ekowisata bahari, rehabilitasi lingkungan, serta kemitraan multi-pihak diharapkan dapat membantu pengembangan ekonomi biru.

“Kita ingin menjadikan Kabupaten Tangerang sebagai contoh nyata bagaimana Blue Economy dapat berjalan: ekonomi tumbuh, masyarakat sejahtera, dan lingkungan tetap lestari.

Saya yakin, dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, mimpi ini bisa kita wujudkan,”pungkas Bupati Maesyal. (Rls/Hin)

Berita Terkait

Wabup Intan Tegaskan Pentingnya Kedisiplinan Sebagai Fondasi Tingkatkan Pelayanan Publik
Kepala Desa Sukasari Melantik Ketua RT dan RW Cluster Kuta Perumahan Griya Artha Sukaksari Residen
Kecamatan Rajeg Lakukan Korvei Rutin Jaga Kebersihan Kantor dan Lingkungan
Camat Sepatan Timur Giat Korvei Bersi-Bersih Serentak di Jalan Lingkungan Desa Jatimulya
Dukung Program Nasional MBG, Kapolresta Tangerang Resmikan SPPG Raksa 6 di Kresek
Meriahkan HUT Kecamatan Mekar Baru ke-19 PAC Squad Nusantara gelar Baksos Terpadu  
Pemdes Kayu Bongkok gelar Rakor Binwil Kecamatan Sepatan 2026 
Camat Sepatan Pantau Penertiban Bangunan Liar di Kali Cirarab

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 16:32 WIB

Wabup Intan Tegaskan Pentingnya Kedisiplinan Sebagai Fondasi Tingkatkan Pelayanan Publik

Jumat, 17 April 2026 - 20:27 WIB

Kepala Desa Sukasari Melantik Ketua RT dan RW Cluster Kuta Perumahan Griya Artha Sukaksari Residen

Jumat, 17 April 2026 - 20:12 WIB

Kecamatan Rajeg Lakukan Korvei Rutin Jaga Kebersihan Kantor dan Lingkungan

Jumat, 17 April 2026 - 13:42 WIB

Camat Sepatan Timur Giat Korvei Bersi-Bersih Serentak di Jalan Lingkungan Desa Jatimulya

Jumat, 17 April 2026 - 13:25 WIB

Dukung Program Nasional MBG, Kapolresta Tangerang Resmikan SPPG Raksa 6 di Kresek

Berita Terbaru

Wuling Macaron Mini EV

Automobiles

Penampilan Mobil Wuling Macaron Mini EV

Selasa, 21 Apr 2026 - 22:05 WIB

Penampilan Mobil Nissan Grafit

Automobiles

Penampilan Mobil Nissan Grafit

Selasa, 21 Apr 2026 - 11:29 WIB

Selamat Memperingati hari Kartini 2026

NASIONAL

Selamat Memperingati Hari Kartini 2026

Senin, 20 Apr 2026 - 23:14 WIB