BMKG: Gerhana Bulan Total  Dimulai Pukul 18.03.56 WIB dan Mencapai puncak Pukul 18.33.39 WIB, 19.33.39 WITA, dan 20.33.39 WIT

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerhana Bulan Total (foto/bmkg)

Gerhana Bulan Total (foto/bmkg)

JAKARTA, ONLINEPANTURA.COM Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan akan terjadi Gerhana Bulan Total (GBT) pada Selasa, 3 Maret 2026. Gerhana Bulan Total Dimulai Pukul 18.03.56 WIB dan Mencapai puncak Pukul 18.33.39 WIB, 19.33.39 WITA, dan 20.33.39 WIT

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, menyampaikan bahwa Gerhana Bulan terjadi akibat dinamisnya posisi Matahari, Bumi, dan Bulan, yang hanya terjadi pada saat fase bulan purnama. Gerhana Bulan Total secara spesifik terjadi ketika posisi Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis sejajar.

“Hal ini membuat Bulan masuk sepenuhnya ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi. Fenomena ini menyajikan pemandangan yang indah; jika langit cerah, Bulan akan terlihat berwarna merah saat puncak gerhana terjadi,” kata Nelly di Jakarta, Senin (2/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara keseluruhan, durasi gerhana dari fase gerhana mulai hingga gerhana berakhir akan memakan waktu 5 jam 41 menit 51 detik. Untuk durasi parsialitasnya berlangsung selama 3 jam 27 menit 47 detik. Sementara fase Totalitas—di mana Bulan benar-benar berada dalam bayangan umbra Bumi—akan berlangsung selama 59 menit 27 detik.

Baca Juga :  Mabes Polri Minta Seluruh Jajaran Lindungi Wartawan Saat Bertugas

Jika kondisi langit cerah, masyarakat dapat melihat Bulan berubah warna menjadi merah saat puncak gerhana terjadi. Warna merah ini merupakan hasil dari hamburan Rayleigh di atmosfer Bumi, di mana cahaya matahari dengan panjang gelombang pendek (biru) tersebar, sementara cahaya dengan panjang gelombang panjang (merah) lolos mencapai permukaan Bulan.

Plt. Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu, Fachri Radjab, menjelaskan berdasarkan data BMKG, Gerhana Bulan Total akan dimulai pukul 18.03.56 WIB dan mencapai puncak Gerhana Bulan akan terjadi pada pukul 18.33.39 WIB, 19.33.39 WITA, dan 20.33.39 WIT.

Lebih lanjut, pengamatan di wilayah Timur Indonesia memiliki visibilitas yang lebih baik karena dapat mengamati fase-fase awal gerhana saat Bulan terbit. Sebaliknya, untuk wilayah Barat Indonesia, gerhana akan ditemukan dalam kondisi sudah berlangsung (fase totalitas atau puncak) sesaat setelah Bulan terbit.

Baca Juga :  Wapres RI ke-6 Try Sutrisno Wafat

“Fenomena ini akan benar-benar berakhir sepenuhnya pada pukul 21.24 WIB (atau tengah malam di wilayah WIT) saat bulan keluar dari bayangan penumbra bumi. Masyarakat diimbau untuk mencari lokasi pengamatan yang minim polusi cahaya dan memiliki pandangan langit yang cerah ke arah terbitnya bulan,” ujarnya.

Tahun 2026 diprediksi akan mengalami empat kali gerhana, yaitu dua kali gerhana Matahari dan dua kali gerhana Bulan. Namun, hanya Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 yang dapat diamati dari Indonesia. Secara astronomis, gerhana ini merupakan anggota ke-27 dari 71 anggota pada seri Saros 133. Fenomena ini sebelumnya pernah terjadi pada 21 Februari 2008 dan diprediksi akan kembali berasosiasi pada 13 Maret 2044 mendatang.

BMKG berkomitmen untuk terus memberikan informasi tanda waktu dan fenomena astronomi secara akurat kepada publik.

(BMKG)

Berita Terkait

Pegadaian Kantor Wilayah IX Jaga Kepercayaan Nasabah Lewat Transformasi Layanan
Pemerintah Genjot Deteksi Dini dan Pengobatan TB
Kapolri Hadiri Halal Bihalal KSPSI, Perkuat Sinergi Buruh dan Pengusaha 
Polisi Satwa K-9 Ramaikan Pet Adventure Wonderland di PIK
Polri dan Kemenhaj Bentuk Satgas Haji 2026, Hadir Lindungi Jemaah Sesuai Arahan Presiden Prabowo
DPW Laskar Gibran Provinsi Banten Resmi Terbentuk, Siap Perkuat Konsilidasi Dan Kawal Program Nasional Pemerintah
Brigjen Pol. M. Syahduddi Resmi Jabat Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri
Polri Bangun Laboratorium Sosial Sains Kepolisian di kompleks Akademi Kepolisian

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:39 WIB

Pegadaian Kantor Wilayah IX Jaga Kepercayaan Nasabah Lewat Transformasi Layanan

Rabu, 15 April 2026 - 11:19 WIB

Pemerintah Genjot Deteksi Dini dan Pengobatan TB

Minggu, 12 April 2026 - 12:54 WIB

Polisi Satwa K-9 Ramaikan Pet Adventure Wonderland di PIK

Kamis, 9 April 2026 - 17:32 WIB

Polri dan Kemenhaj Bentuk Satgas Haji 2026, Hadir Lindungi Jemaah Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Minggu, 5 April 2026 - 11:39 WIB

DPW Laskar Gibran Provinsi Banten Resmi Terbentuk, Siap Perkuat Konsilidasi Dan Kawal Program Nasional Pemerintah

Berita Terbaru

Ilustrasi

Hukum dan Kriminal

Diduga Depresi, Pemuda di Desa Bitung Jaya Ditemukan Tewas Tergantung

Rabu, 15 Apr 2026 - 13:02 WIB

Automobiles

Penampilan Motor Suzuki Burgman Street 125EX

Rabu, 15 Apr 2026 - 12:35 WIB

NASIONAL

Pemerintah Genjot Deteksi Dini dan Pengobatan TB

Rabu, 15 Apr 2026 - 11:19 WIB

KABUPATEN TANGERANG

Pemdes Kayu Bongkok gelar Rakor Binwil Kecamatan Sepatan 2026 

Rabu, 15 Apr 2026 - 10:41 WIB