Catatan Sejarah Pembentukan Kecamatan Teluknaga 

- Jurnalis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ia populer sebagai pahlawan yang melawan penindasan penjajah pada masanya.

Kisah perjuangan Si Ayub bahkan pernah diangkat ke layar lebar pada tahun 1970-an. Hal tersebut tentu saja mempertegas warisan sejarah daerah ini.

Kesenian Tradisional: Tarian Cokek

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu seni budaya khas Teluk Naga adalah tarian Cokek yang merupakan perpaduan kesenian Betawi dan Tionghoa. Awalnya, tarian ini ditampilkan untuk menghibur para saudagar Tionghoa pada pesta pernikahan atau acara hiburan lainnya.

Namun, seiring waktu, tarian Cokek berkembang menjadi bentuk kesenian yang dilestarikan oleh generasi muda di Tangerang dan sekitarnya.

Baca Juga :  Grand Final Camat Cup Sepatan Pertemukan Instansi All Star vs U-19 

Harmoni Multikultural di Teluk Naga

Teluk Naga adalah contoh nyata kehidupan multikultural yang harmonis.

Masyarakatnya menjunjung tinggi nilai saling menghormati dan kebersamaan. 

Selain itu, keberagaman pola kehidupan masyarakatnya membuat Teluk Naga layak mendapat julukan sebagai “miniatur Tangerang,” dengan kombinasi antara kehidupan perkotaan modern dan tradisional.

Potensi Strategis Ekonomis Teluk Naga

Secara geografis, Teluk Naga berbatasan dengan Kecamatan Kosambi di timur, Kecamatan Pakuhaji di barat, serta laut yang terhubung dengan Kepulauan Seribu di utara.

Letaknya yang dekat dengan Jakarta dan Bandara Soekarno-Hatta ,kawasan perdagangan jasa dan kawasan komersil PIK 2  memberikan implikasi  potensi besar sebagai daerah penunjang ibu kota dan juga penyangga kawasan pemukiman baru yang bisa menarik pendapatan asli daerah kabupaten Tangerang.

Baca Juga :  ‎Warga Antusias, Pemdes Kampung Melayu Timur Gelar Musdes Penyusunan RKPDes 2027

Sejarah pembentukan Kecamatan Teluk Naga Tangerang adalah gambaran harmonis perpaduan budaya, sejarah, dan kehidupan modern. Dengan keindahan alam, kekayaan budaya, dan toleransi yang tinggi, daerah ini menjadi salah satu kawasan yang layak untuk kita lestarikan dan kembangkan secara berkelanjutan.

Teluk Naga bukan hanya simbol akulturasi, tetapi juga harapan bagi masa depan Tangerang yang lebih inklusif dan maju.

(***)

Follow WhatsApp Channel onlinepantura.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tasyakuran Hari Jadi Kecamatan Teluknaga Ke-76, Kurnia Melayani dengan Hati, Membangun dengan Prestasi 
Sambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81, Masyarakat Kelapa Dua ikuti Jalan Sehat 
Bupati Tangerang Gerak Cepat Bangun Rumah Roboh Diterjang Puting Beliung di Pakuhaji 
Ketua PGRI Cabang Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang Mengucapkan Dirgahayu RI Ke-81 Tahun 2026 
Bupati Tangerang Minta Seluruh Camat meningkatkan Kewaspadaan terhadap Potensi Kekeringan 
132 Bayi di Kabupaten Tangerang Terima Sertifikat Wisuda ASI
Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama Pembangunan Empat Rumah Tidak Layak Huni di Sindang Jaya
Bupati Tangerang Dorong Para Kepala Desa dan BPD Jadi Teladan Tingkatkan Kesadaran Hukum Masyarakat
Berita ini 21 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:40 WIB

Catatan Sejarah Pembentukan Kecamatan Teluknaga 

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Sambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81, Masyarakat Kelapa Dua ikuti Jalan Sehat 

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:18 WIB

Bupati Tangerang Gerak Cepat Bangun Rumah Roboh Diterjang Puting Beliung di Pakuhaji 

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:07 WIB

Ketua PGRI Cabang Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang Mengucapkan Dirgahayu RI Ke-81 Tahun 2026 

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:16 WIB

Bupati Tangerang Minta Seluruh Camat meningkatkan Kewaspadaan terhadap Potensi Kekeringan 

Berita Terbaru

Sports

1.300 Peserta Ikuti Adventure Trail di Kota Batu 

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:53 WIB

Kabupaten Tangerang

Catatan Sejarah Pembentukan Kecamatan Teluknaga 

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:40 WIB