KABUPATEN TANGERANG – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah menyoroti tantangan moral dan sosial akibat pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi global. Fenomena merosotnya moral, kepedulian sosial, intoleransi, hingga meningkatnya tindak kekerasan dan pelecehan kini menjadi ancaman nyata bagi generasi muda.
Hal tersebut disampikannya saat menghadiri kegiatan Pembinaan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Wilayah I dari 11 kecamatan di GSG Kecamatan Sukamulya, Kamis (21/5/2026).
“Saya mengajak seluruh guru PAI, khususnya di wilayah I ini untuk terus menguatkan pendidikan karakter kepada anak didik dan mampu berinovasi menyesuaikan metode pembelajaran dengan perkembangan zaman dan memanfaatkan teknologi digital secara positif dalam proses Pendidikan,” ujar Intan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ajakan tersebut disampaikan Intan untuk menghadapi gempuran digital. Intan mendorong Guru PAI untuk berada di garda terdepan. Kata dia, guru PAI dituntut tidak sekadar menggunakan metode klasik. Melainkan harus mendobrak dengan inovasi berbasis teknologi digital yang positif.
“Guru agama tidak hanya bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan dalam membangun akhlak, kedisiplinan, dan nilai-nilai moral bagi peserta didik,” tegasnya.
Intan menegaskan, di tengah derasnya arus informasi digital, guru PAI memegang peran yang sangat strategis. Guru PAI, kata Intan, tidak hanya bertugas mentransfer ilmu di dalam kelas. Tetapi juga memikul tanggung jawab besar untuk menjadi teladan nyata (role model) bagi para peserta didik.
Lebih lanjut, Intan menyatakan, potret buram dampak teknologi ini merupakan perhatian serius yang harus ditangani bersama. Sekolah tidak bisa berjalan sendiri dalam menyelesaikan persoalan yang menurut dia cukup kompleks.
“Keberhasilan pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Karena itu, lanjut Intan, sinergi antara guru, orang tua, dan masyarakat harus terus diperkuat. Dia berharap, melalui momentum pembinaan tersebut, mampu memantik semangat baru untuk mencetak generasi muda Kabupaten Tangerang yang religius, berkarakter, toleran, dan berintegritas.
Intan juga menyoroti belum meratanya kebutuhan guru PAI di Kabupaten Tangerang. Dia memastikan, Pemkab Tangerang berkomitmen penuh untuk membenahi ketimpangan tersebut. Agar kualitas pendidikan karakter dapat dirasakan secara merata di seluruh wilayah.

















