KOTA TANGERANG, ONLINEPANTURA.COM – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 Hijriyah warga Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang melakukan tradisi dengan Keramas Bareng di bantaran Sungai Cisadane guna melestarikan tradisi turun-temurun, Selasa (17/2/26).
Diketahui, tradisi ini telah berlangsung puluhan tahun, menjadi simbol penyucian diri sekaligus ajang mempererat kebersamaan antar warga.
Kepala Bidang Budaya Disbudpar Kota Tangerang Supendi menyampaikan, keramas bareng merupakan warisan budaya yang terus dijaga oleh masyarakat meski telah melewati berbagai generasi. Menurutnya, tradisi ini bukan sekadar kegiatan mandi bersama, melainkan sarat nilai spiritual dan sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini adalah tradisi masyarakat Babakan yang sudah dilakukan puluhan tahun di bantaran Sungai Cisadane. Nilainya bukan hanya membersihkan badan, tetapi juga menyucikan hati dan mempererat silaturahmi menjelang Ramadan,”ujarnya.
Supendi menambahkan, tradisi tersebut memiliki nilai budaya yang kuat dan menjadi bagian dari identitas Kota Tangerang. Bahkan, pihaknya telah mengusulkan keramas bareng sebagai warisan budaya tak benda agar dapat terus dilestarikan oleh generasi mendatang.
Sementara itu, Sekretaris Camat Tangerang Ahmad Taufik Hidayat menjelaskan, tradisi ini rutin digelar setiap tahun oleh warga RW 01 dan RW 02 Kelurahan Babakan, dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang tua.
“Keramas bareng ini dilakukan untuk menyambut Ramadan dengan keadaan bersih lahir dan batin. Ini juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat semakin rajin beribadah, berpuasa dan memperbanyak kegiatan keagamaan,” katanya. (rls/hms)










