Diduga Desa Pekayon Membeli Mobil Siaga Desa Memakai Dana CSR PIK 2

Kamis, 23 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TANGERANG – Pemerintah Desa Pekayon Kecamatan Sukadiri Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten diduga dalam proses pembelian unit mobil Siaga Desa memakai Dana CSR PIK 2 yang peruntukannya untuk Koperasi Merah Putih. Sedangkan Koperasi Merah Putih belum berjalan sampai saat ini.” Demikian hal ini dijelaskan salah satu sumber dari Masyarakat Desa Pekayon yang namanya dirahasiakan kepada onlinepantura.com.

Dirinya menjelaskan bahwa untuk Desa Pekayon sebelum membeli kendaraan mobil Siaga Desa yang baru sudah memiliki mobil Desa yang lama kenapa harus membeli lagi?. Ini sama saja membuang anggaran. Bukannya tidak diperbolehkan untuk saat ini pemerintahan Desa membeli pengadaan mobil Siaga yang memakai Dana Desa?. Jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab Tangerang jalin kerja sama dengan Swiss German University melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang

Ditambahkan sumber, Kepala Desa Pekayon Suaryo belum lama diduga mendapat bantuan CSR dari PIK 2 untuk keperluan Koperasi Merah Putih sedangkan sampai sekarang koperasinya belum berjalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami meminta kepada pihak DPMPD, Inspektorat, Pihak Swasta agar turun langsung ke lapangan untuk mengecek terkait pembelian Kendaraan operasional Mobil Siaga Desa yang diduga mobil tersebut dibeli menggunakan Dana dari CSR PIK 2,ujar sumber”.

Baca Juga :  DBMSDA Kabupaten Tangerang Letakkan Batu Pertama Bedah Rumah di Gunung Kaler

Ketika dikonfirmasi Kepala Desa H. Suaryo di kantornya pada Kamis (23/7/2026) mengatakan,”Dana Desa untuk tahun ini menerima kecil hanya kurang lebih Tiga Ratus Juta (Rp.300.000.000,-) karena dipakai untuk membeli mobil Siaga Desa dan dipotong untuk pembangunan Koperasi Merah Putih.

Untuk Koperasi Merah Putih saat ini memang belum berjalan karena baru ada tempat untuk mengontrak. Untuk menggunakan dana CSR PIK 2 tidak benar karena mobil Siaga dibeli menggunakan Anggaran Dana Desa,”ucap H. Suaryo. (Risti)

Berita Terkait

Kabupaten Tangerang Gelontorkan Rp. 2,65 Miliar untuk BST Anak Yatim dan Usaha Ekonomi Produktif 
Bupati Tangerang Dorong DPK-IKAPTK Terus Kuatkan Sinergi Jadi Motor Penggerak Pembangunan Daerah
Kabupaten Tangerang Raih Penghargaan Pendidikan di Pemimpin Daerah Awards 2026
Bupati Tangerang Dorong Percepatan Cek Kesehatan Gratis dan Penanganan Stunting
DPKP Kabupaten Tangerang Uji Coba Tanam Padi Sistem Tabela di Desa Klebet
Rusadin Ijam Ladin Siap Maju, Meramaikan Bursa Pencalonan Ketua PWI Kabupaten Tangerang
Bupati dan Wabup Tangerang: Perkuat Penanganan Stunting dan Pelayanan Kesehatan
Bupati Tangerang Cek Kebersihan dan Layanan Kesehatan Puskesmas 

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:11 WIB

Kabupaten Tangerang Gelontorkan Rp. 2,65 Miliar untuk BST Anak Yatim dan Usaha Ekonomi Produktif 

Selasa, 8 September 2026 - 03:54 WIB

Bupati Tangerang Dorong DPK-IKAPTK Terus Kuatkan Sinergi Jadi Motor Penggerak Pembangunan Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:15 WIB

Bupati Tangerang Dorong Percepatan Cek Kesehatan Gratis dan Penanganan Stunting

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:05 WIB

DPKP Kabupaten Tangerang Uji Coba Tanam Padi Sistem Tabela di Desa Klebet

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Rusadin Ijam Ladin Siap Maju, Meramaikan Bursa Pencalonan Ketua PWI Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru