KABUPATEN TANGERANG – Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus memperkuat langkah mitigasi musim kemarau guna memastikan produksi gabah di Kabupaten Tangerang tetap tersedia.
Berbagai upaya dilakukan diantaranya melaksanakan Sinergitas Stakeholder seperti Kementerian Pertanian RI, Dinas Pertanian Provinsi Banten, Perguruan Tinggi dan instansi terkait.
Selain itu menyalurkan bantuan traktor, pompa air, pemanfaaatan sumber air alternatif, penggunaan varietas padi terhadap kondisi kering serta pendampingan penyuluh pertanian Kementerian Pertanian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang Ujang Sudiartono, menjelaskan terkait upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang dalam mengatasi dampak kekeringan melakukan mitigasi bantuan alat produksi pertanian (Alsintan) serta Sarana Produksi Pertanian (Saprodi) kepada sejumlah Kelompok Tani (Poktan) yang ada di Kabupaten Tangerang.
Pemkab Tangerang juga melakukan kolaborasi bersama dengan SGU, Syngenta Indonesia dan BRIN yang sedang berjalan saat ini sebagai salah satu alternatif pola tanam untuk meningkatkan produktivitas padi yang bisa di lakukan oleh kelompok tani.
“Untuk tahun 2026, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang telah menyalurkan bantuan sarana produksi pertanian yang bersumber dari APBD, APBN/Provinsi kepada kelompok tani.
Penyaluran bantuan ini sebagai Mitigasi kekeringan dalam mendukung peningkatan produktivitas padi tetap terjaga di Kabupaten Tangerang,”tegas Ujang.























Komentar