KABUPATEN TANGERANG – Ikatan Jurnalis Sepatan (IJS) menyoroti kinerja PLN UP 3 Teluknaga yang tidak becus menangani spaning listrik hingga berujung pada kerusakan barang elektronik milik warga.
Sekretaris IJS Feby Chrysandi mengatakan spaning listrik yang berulang di Kampung Kosambi Gang Beken ini mencerminkan lemahnya pemenuhan hak dasar warga negara atas pelayanan publik yang layak.
“Spaning listrik yang berulang di Kosambi Gang Beken itu menimbulkan keresahan, hingga menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap penyedia layanan listrik,” kata Feby, Minggu 7 Juni 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Feby menegaskan secara aturan PLN UP 3 Teluknaga sebagai penyedia layanan listrik di wilayah tersebut memiliki kewajiban untuk melayani pelanggannya secara berkesinambungan.
“Masyarakat Kosambi Gang Beken berhak mendapatkan pelayanan tenaga listrik yang baik, berkesinambungan, dan andal namun faktanya mereka malah mendapatkan pelayanan yang tidak layak” katanya.
Feby menambahkan PLN UP 3 Teluknaga seharusnya lebih proaktif mendengarkan aspirasi dan keluhan masyarakat apalagi keluhan tersebut sering kali disampaikan baik secara lisan maupun tertulis.
“PLN UP 3 Teluknaga seharusnya melakukan evaluasi berkala untuk memastikan bahwa standar pelayanan publik yang diamanatkan undang-undang itu dapat terpenuhi dengan baik,” tandasnya.
Sebelumnya diberitakan aliran listrik di Kampung Kosambi Gang Beken RT 01/02 Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang tidak stabil (spaning) hingga dikeluhkan warga setempat.
Kondisi yang terjadi sudah hampir 1 tahun lamanya ini menyebabkan barang-barang elektronik milik warga terdampak tidak bisa digunakan bahkan mengalami kerusakan akibat spaning tersebut.
“Kulkas rusak dan aku sudah ganti berapa kali, ada yang rusak juga kipas angin, bahkan sampai memasang alat penstabil tegangan,” kata salah satu warga setempat Eka kepada wartawan belum lama ini.
Lebih lanjut Eka mengungkapkan kondisi listrik spaning di wilayahnya ini sudah sering kali terjadi namun tidak separah dengan yang dialaminya saat ini. Listrik di rumahnya sampai mati total.
“Dulu spening nya nggak terlalu parah kayak sekarang, kadang geduk-geduk doang terus terang untuk saat ini malah itu sampai turun sampai tadi nggak ada cahaya,” kesalnya. (IJS).



















