Perkuat Keamanan Energi Nasional, Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Tekankan Strategi Pengamanan Berbasis Risiko di Lingkungan PGN

- Redaksi

Senin, 9 Februari 2026 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, ONLINEPANTURA.COM – Dalam upaya memperkuat sistem pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) di sektor energi, Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri Brigjend Pol Suhendri S.I.K. M. P.Sm hadir sebagai narasumber utama dalam acara Konsinyering Security Subholding Gas Tahun 2026 di Wisma PGN, Diklat Megamendung, Bogor ini menjadi ajang strategis untuk menyelaraskan langkah pengamanan antara Polri dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (9/2/26).

Dalam paparannya, Brigjend Suhendri menekankan pentingnya sinergi antara regulasi dan implementasi di lapangan. Pengamanan Obvitnas bukan sekadar penjagaan fisik, melainkan sebuah ekosistem yang melibatkan aspek hukum, sosiologis, dan teknologi.

“Polri melalui jajaran Baharkam memiliki mandat konstitusional untuk memelihara Kamtibmas, termasuk memastikan aset-aset vital negara seperti PGN beroperasi tanpa gangguan. Kita harus bergerak melampaui pengamanan konvensional dengan mengedepankan analisis risiko yang tajam,”ujar Dirpamobvit di hadapan para pimpinan keamanan PGN.

Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan empat strategi utama dalam mengelola keamanan Obvitnas yang berfokus Pengamanan Fisik: Penguatan infrastruktur keamanan di titik-titik kritis. Pendekatan Sosiologis Membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar aset guna menciptakan sistem pengamanan swakarsa. Analisis Risiko (Risk Assessment): Memetakan potensi gangguan dari aspek internal maupun eksternal secara proaktif serta Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP): Menjalankan standar keamanan yang baku sesuai regulasi Kepres No. 63 Tahun 2004 dan Peraturan Kepolisian (Perpol) No.7 Tahun 2019.

Brigjend Suhendri juga memberikan apresiasi tinggi kepada PT PGN atas komitmennya dalam mengimplementasikan SMP. Berdasarkan laporan, saat ini terdapat 9 perusahaan di bawah naungan PGN yang telah meraih Sertifikat Gold dari total 26 perusahaan di bawah holding Pertamina.

Capaian ini dinilai sebagai bukti nyata bahwa PGN serius dalam melindungi aset negara dan menjamin keberlangsungan distribusi energi nasional.

Baca Juga :  BAZNAS RI Tetapkan Besaran Zakat Fitrah Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi 

Penerapan SMP yang konsisten diyakini memberikan manfaat multipihak: bagi Polri dalam mempermudah supervisi, bagi negara dalam hal stabilitas ekonomi, serta bagi pengelola Obvitnas dalam bentuk kepastian operasional.

Dihadiri Stakeholder Strategis
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran petinggi keamanan dan operasional Subholding Gas, di antaranya, Bapak Jimmy Permadi (Group Head HSSE PT PGN Tbk), Bapak Santiaji Gunawan (Direktur Utama PT Gagas Energi Indonesia), Bapak M. Khoirul Huda (Sr. Expert I Security and Environment PT PGN Tbk), Para Manager HSSE, Komandan Regional, serta Komandan Area Subholding Gas dari seluruh wilayah Indonesia.

Melalui konsinyering ini, diharapkan seluruh jajaran keamanan di lingkungan Subholding Gas memiliki kesamaan visi dalam menghadapi dinamika ancaman kamtibmas di masa depan, demi menjaga kedaulatan energi Indonesia. (Rls/Bidhumas)

Berita Terkait

Redaksi Media OnlinePantura.com Mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah/2026 Masehi Pada Sabtu, 21 Maret 2026
Program Mudik Bersama BMKG Tahun 2026 bentuk dukungan kesejahteraan pegawai dan mempererat kebersamaan menjelang Hari Raya Idulfitri
BMKG Rakor Lintas Sektor, Perkuat Koordinasi Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem Selama Angkutan Lebaran 2026
Himbauan Situasi Keamanan Kawasan Timur Tengah, WNI Dapat Menghubungi Hotline Direktorat Pelindung
Kemenhub Sediakan Mudik Gratis Lebaran tahun 2026, Berikut Laman Pendaftaran Secara Online 
BAZNAS RI Tetapkan Besaran Zakat Fitrah Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi 
BMKG: Gerhana Bulan Total  Dimulai Pukul 18.03.56 WIB dan Mencapai puncak Pukul 18.33.39 WIB, 19.33.39 WITA, dan 20.33.39 WIT

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:45 WIB

Redaksi Media OnlinePantura.com Mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:06 WIB

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah/2026 Masehi Pada Sabtu, 21 Maret 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:29 WIB

Program Mudik Bersama BMKG Tahun 2026 bentuk dukungan kesejahteraan pegawai dan mempererat kebersamaan menjelang Hari Raya Idulfitri

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:00 WIB

BMKG Rakor Lintas Sektor, Perkuat Koordinasi Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem Selama Angkutan Lebaran 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:24 WIB

Himbauan Situasi Keamanan Kawasan Timur Tengah, WNI Dapat Menghubungi Hotline Direktorat Pelindung

Berita Terbaru

Penampilan Mobil Mungil Wuling Hongguang Mini EV model 2026

Automobiles

Penampilan Mobil Mungil Wuling Hongguang Mini EV model 2026

Minggu, 29 Mar 2026 - 14:55 WIB

Kondisi malam hari sepanjang jalan raya Tanjung Pasir Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang mati total (foto/istimewa)

KABUPATEN TANGERANG

Warga Teluknaga Keluhkan PJU Mati dan Jalan Rusak

Minggu, 29 Mar 2026 - 11:36 WIB

Daihatsu Ayla 2026 mobil LCGC

Automobiles

Penampilan Daihatsu Ayla 2026

Kamis, 26 Mar 2026 - 23:07 WIB

Kondisi penerangan jalan umum (PJU) yang tidak berfungsi alias Mati (foto/istimewa)

KABUPATEN TANGERANG

Warga Sepatan Tangerang Keluhkan Kondisi PJU Mati

Kamis, 26 Mar 2026 - 16:49 WIB

Automobiles

Penampilan Yamaha Aerox SP 2026

Kamis, 26 Mar 2026 - 10:56 WIB