KABUPATEN TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang membawa kabar baik bagi para orang tua murid, khususnya yang berdomisili di wilayah Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang Provinsi Banten. Guna memastikan seluruh anak mendapatkan hak pendidikan yang layak, Pemkab Tangerang kini menggratiskan biaya pendidikan di sekolah swasta bagi siswa yang tidak lolos seleksi masuk sekolah negeri.
Pemkab Tangerang menunjukkan keseriusan dalam mewujudkan program sekolah gratis sebagai salah satu program unggulan daerah. Komitmen tersebut dibuktikan dengan peningkatan anggaran yang signifikan pada tahun 2026.
Jika pada tahun sebelumnya anggaran program sekolah gratis berada di angka Rp40 miliar, pada tahun 2026 meningkat menjadi Rp68 miliar. Kenaikan anggaran tersebut berdampak langsung terhadap bertambahnya jumlah sekolah serta peserta didik penerima manfaat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal tersebut disampaikan oleh Camat Teluknaga Kurnia S.STP M.Si melalui Kepala Seksi Pembinaan Pengawasan dan Pemberdayaan Masyarakat (Kasi Binwasdes) Kecamatan Teluknaga, Budi, S.Pd., saat memberikan sambutan dalam acara Pentas Seni dan Pelepasan Siswa Kelas VI serta Kenaikan Kelas I-V di SDN Kampung Melayu III, Kecamatan Teluknaga, Rabu (17/6/2026).
”Bagi Bapak/Ibu yang anaknya nanti tidak masuk sekolah negeri, sekarang sekolah swasta gratis,” ujar Budi di hadapan para wali murid.
Budi menegaskan bahwa program ini dirancang agar kualitas dan keringanan biaya di sekolah swasta setara dengan sekolah negeri. Berbagai komponen biaya yang kerap mengkhawatirkan para orang tua kini telah dihapuskan.
”Sudah tidak ada lagi uang bangunan, uang SPP, ataupun uang semester. Semuanya sama dengan sekolah negeri, jadi jangan khawatir. Walaupun tidak masuk negeri, tetap gratis,”tambahnya.
Meski demikian, Budi menjelaskan bahwa kebijakan ini menanggung biaya operasional dan pendidikan utama dari sekolah. Para orang tua hanya tinggal mempersiapkan kebutuhan pribadi penunjang sang anak.
”Paling nanti Ibu tinggal memikirkan biaya untuk baju seragam sama ongkos jajan anak saja,”kelakar Budi yang disambut antusias oleh para hadirin.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen penuh Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, dalam memajukan sektor pendidikan dan memutus rantai putus sekolah di Kabupaten Tangerang. Melalui program ini, diharapkan tidak ada lagi anak-anak yang terhambat pendidikannya hanya karena terkendala masalah biaya.
Selain program sekolah gratis, dalam kesempatan tersebut juga disinggung mengenai kelanjutan program pemenuhan gizi anak sekolah, termasuk rencana pemberian makan gratis bagi para siswa demi menunjang kesehatan dan fokus belajar anak di sekolah.
Acara pelepasan di SDN Kampung Melayu III untuk Tahun Pelajaran 2025/2026 ini berlangsung dengan khidmat dan meriah, sekaligus menjadi momentum penting bagi para orang tua untuk terus mengawal jenjang pendidikan putra-putri mereka ke tingkat SMP, SMA, hingga perguruan tinggi.
Sementara itu aktivis Tangerang utara yang juga Warga Teluknaga Kabupaten Tangerang Edwin Purnama menyambut gembira perluasan program pendidikan gratis hingga jenjang SMP.
Kebijakan ini meringankan beban ekonomi keluarga dan memastikan semua anak mendapatkan akses pendidikan yang setara tanpa terkendala biaya sekolah. (hin)

















