Kecamatan Pakuhaji Bersama Solid HIV hadirkan Edukasi dan Literasi bahaya pergaulan remaja serta HIV/AIDS
KABUPATEN TANGERANG –
Dalam rangka kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan tingkat pelajar tahun 2026, Pemerintah Kecamatan Pakuhaji berkolaborasi dengan Solid HIV menghadirkan edukasi dan literasi mengenai bahaya pergaulan remaja serta HIV/AIDS kepada para pelajar SMA Gemilang 1 Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut menghadirkan pegiat edukasi HIV/AIDS, Canika Saputra Gunanda, sebagai narasumber utama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Materi yang disampaikan menitikberatkan pada pentingnya menjaga pergaulan sehat, meningkatkan kesadaran remaja terhadap risiko perilaku menyimpang, serta memberikan pemahaman yang benar mengenai HIV/AIDS di kalangan pelajar.
Dalam penyampaiannya, Canika Saputra Gunanda menjelaskan bahwa remaja saat ini harus memiliki keberanian untuk menjaga diri dan tidak mudah terpengaruh lingkungan negatif yang dapat merusak masa depan.
Ia juga menegaskan bahwa edukasi HIV/AIDS sangat penting diberikan sejak usia pelajar agar generasi muda memiliki pengetahuan yang benar dan tidak termakan stigma maupun informasi yang keliru.
“Remaja harus berani berkata tidak terhadap pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, dan perilaku berisiko lainnya. Edukasi HIV/AIDS bukan untuk menakut-nakuti, tetapi agar pelajar lebih memahami cara menjaga diri dan masa depannya,”ujarnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para siswa dan pihak sekolah. Para pelajar terlihat antusias mengikuti sesi diskusi interaktif dan tanya jawab seputar kesehatan remaja, bahaya seks bebas, penyebaran HIV/AIDS, serta pentingnya membangun karakter generasi muda yang sehat dan berwawasan kebangsaan.
Kolaborasi antara Pemerintah Kecamatan Pakuhaji dan Solid HIV ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap generasi muda, khususnya dalam membangun kesadaran pelajar agar memiliki pemahaman kebangsaan yang kuat, disiplin, serta mampu menjaga diri dari pengaruh negatif di lingkungan sosial.
Edukasi HIV/AIDS pada remaja dinilai penting karena pengetahuan komprehensif pelajar terkait HIV masih tergolong rendah dan membutuhkan kampanye edukasi yang lebih masif di lingkungan sekolah. (Jamal)

















