KOTA BATU – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai kegiatan Adventure Trail yang digelar komunitas motor trail Kota Batu di Dusun Keliran, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur pada Minggu (9/8/2026) siang.
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang menyalurkan hobi dan menguji kemampuan menaklukkan medan. Adventure trail ini sekaligus dikemas sebagai kegiatan bakti sosial untuk membantu pembebasan lahan serta pembangunan fasilitas penunjang Masjid Baiturokhim di Dusun Keliran.
Wakil Ketua Panitia, Ahmad Bisri, mengatakan kegiatan Adventure Trail tersebut merupakan bagian dari agenda bakti sosial yang bertujuan menggalang dana untuk kepentingan pembangunan fasilitas masjid.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, peserta datang dari berbagai daerah, mulai dari wilayah Jawa Timur hingga luar Pulau Jawa. Mereka membawa semangat olahraga, petualangan, silaturahmi sekaligus kepedulian terhadap masyarakat.
“Kegiatan hari ini merupakan kegiatan bakti sosial dalam rangka pembebasan lahan untuk Masjid Baiturokhim sekaligus pembangunan fasilitas penunjang, dengan mengadakan adventure trail se-Jawa Timur,” ungkap Ahmad saat ditemui Onlinepantura.com.
Antusiasme peserta dalam kegiatan tersebut cukup tinggi. Panitia memperkirakan jumlah penggiat motor trail yang mengikuti kegiatan mencapai sekitar 1.300 orang.
Peserta tidak hanya berasal dari Kota Batu dan wilayah Malang Raya. Sejumlah daerah turut mengirimkan penggiat trail, di antaranya Mojokerto, Kediri, Lamongan, Banyuwangi hingga Bali.
Bahkan, kegiatan tersebut juga mendapat perhatian dari penggiat motor trail asal Australia. Kehadiran peserta dari berbagai daerah menunjukkan bahwa kegiatan tersebut mampu menjadi ruang silaturahmi bagi komunitas trail lintas wilayah.
“Jumlah keseluruhan Insya Allah akan tembus 1.300 peserta,” ujar Ahmad.
Ia menilai tingginya partisipasi tersebut menjadi bukti bahwa komunitas motor trail tidak hanya memiliki perhatian terhadap olahraga dan aktivitas petualangan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Ahmad berharap kegiatan tersebut dapat mempererat hubungan antar-penggiat motor trail sekaligus membangun komunikasi yang semakin baik dengan masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
Menurutnya, bakti sosial ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat guyub rukun antara komunitas trail dengan warga. Melalui kegiatan tersebut, para penggiat trail ingin menunjukkan bahwa aktivitas adventure tidak hanya berkaitan dengan hobi dan tantangan medan, tetapi juga dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Salah satu sasaran utama penggalangan dana adalah pembebasan lahan yang nantinya digunakan untuk menunjang fasilitas Masjid Baiturokhim.
Lahan yang ditargetkan untuk dibebaskan memiliki luas kurang lebih 125 meter persegi. Lahan tersebut nantinya diharapkan dapat dihibahkan untuk kepentingan fasilitas masjid sehingga keberadaan Masjid Baiturokhim dapat semakin berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat sekitar.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, SH., MH., turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan bakti sosial tersebut.
Heli menyebut kegiatan itu merupakan bagian dari bakti sosial yang diberi nama “Narilek”. Donasi yang terkumpul dari kegiatan tersebut nantinya akan diarahkan untuk membantu pembangunan Masjid Baiturokhim.
“Kegiatan ini merupakan bakti sosial ‘Narilek’. Nanti donasinya dikumpulkan untuk pembangunan Masjid Baiturokhim,” kata Heli kepada Onlinepantura.com.
Heli yang juga dikenal pernah menjadi rider turut memberikan apresiasi kepada para peserta yang telah berpartisipasi. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai positif karena mampu menggabungkan aktivitas olahraga, silaturahmi komunitas dan kepedulian sosial dalam satu agenda.
Meski demikian, Heli mengingatkan seluruh peserta agar tetap memperhatikan keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Hal tersebut penting karena rute adventure trail melewati sejumlah wilayah permukiman warga.
Ia berharap peserta dapat menjaga sikap selama melintas di kawasan perkampungan serta mengutamakan keselamatan diri maupun masyarakat sekitar.
“Selain kegiatan trail kami harapkan teman-teman tetap menjaga keamanan, ketertiban karena ini melewati perkampungan dan harus jaga diri untuk keselamatan,” pungkasnya.
Kegiatan adventure trail tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya penggiat motor trail dari berbagai daerah, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan fasilitas keagamaan di Dusun Keliran.
Dengan target peserta mencapai sekitar 1.300 orang, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara komunitas otomotif dan masyarakat dalam mewujudkan semangat gotong royong.
Dana yang terkumpul diharapkan dapat membantu proses pembebasan lahan seluas kurang lebih 125 meter persegi sekaligus mendukung pembangunan fasilitas Masjid Baiturokhim.
Selain membawa semangat petualangan, kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa komunitas otomotif dapat mengambil peran dalam kegiatan sosial dan pembangunan masyarakat. Semangat kebersamaan, guyub rukun dan gotong royong menjadi pesan utama dari pelaksanaan adventure trail tersebut.
Penulis: Shereen















Komentar