Menu

Mode Gelap
80 Tahun Polri Bekerja untuk Rakyat Pemkot Tangerang Perpanjang masa pendaftaran SPMB Jalur Domisili jenjang SMP Kontingen Kota Tangerang siap Pertahankan Juara Umum Pepaperda IX Banten Antusiasme Masyarakat ikuti Job Fair Kota Tangerang 2026 Tinggi  Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi Partai Golkar berbagi kasih bersama ratusan anak yatim dan piatu Diduga Cemarkan Nama Baik Advokat, Pemilik Akun Facebook Dilaporkan ke Polisi

News

Sorang Guru Paruh Waktu di Lebak Tutup Usia Setelah Berjuang dengan Penyakit yang diderita, 17 tahun Mengabdi Tanpa Kesejahteraan

badge-check

Sorang Guru Paruh Waktu di Lebak Tutup Usia Setelah Berjuang dengan Penyakit yang diderita, 17 tahun Mengabdi Tanpa Kesejahteraan Perbesar

LEBAK – Seorang guru paruh waktu telah menghembuskan nafas terakhir setelah berjuang melawan sakit jantung yang dideritanya, almarhumah mengajar di sekolah SD Negeri 2 Umbulijaya, Kecamatan Banjarsari, Lebak, Banten. Juneti yang sering di sebut panggilam akrabnya bu Neti Sosok guru terbaik telah berpulang setelah 17 tahun mengabdi. Jumat (10/07/26).

Semasa hidupnya, ditengah keterbatasan yang dimiliki bu Neti sebagai guru paruh waktu, tetep menjalankan amanah sebagai seorang pendidik tanpa pernah mengeluh.

Setiap hari beliau berjalan kaki sekitar dua kilo meter dari rumah menuju sekolah SD Negeri 2 Umbulijaya, jalan yang berbukit sempit dan licin, bahkan berlumpur saat musim hujan menjadi bagian dari perjuangan nya semasa hidupnya yang harus dilalui.

Siti Nurjanah salah satu adiknya atau perwakilan keluarga menceritakan tentang bu guru Neti semasa hidupnya dan perjalanan panjang selama 17 mengabdi menjadi seorang guru paruh waktu sampai ajal menjemput bu guru Neti menurutnya, “Almarhumah meninggal dunia disebabkan penyakit jantung yang dideritanya, sebelumnya orangnya tidak pernah mengeluh walupun sakit masih terlihat ceria, sempat di rawat di rumah sakit daerah Malingping Rangkasbitung, bahkan dirawat juga di rumah sebelum ke rumah sakit, menderita sakit selama sebulan setelah dirawat dari rumah sakit dapt 3 hari diri almarhumah meninggal dunia,”jelasnya.

Sayang nya tidak ada kesejahteraan buat guru paruh waktu sekalipun sudah 17 tahun mengabdi di dunia pendidikan, ” Tutup nya.

Hanya doa dari rekan sejawat dan keluarga semoga almarhumah ditempatkan di surga nya Alloh SWT sebagi pahlawan tanpa jasa.

(Ast/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kecamatan Sepatan Mengucapkan Selamat dan Sukses atas Raihan Juara Umum Kabupaten Tangerang pada MTQ XXIII Provinsi Banten 2026 

10 Juli 2026 - 07:57 WIB

Pemerintah Kota Tangerang Selatan Salurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak Kekeringan

10 Juli 2026 - 03:22 WIB

Kabupaten Tangerang Pertahankan Tradisi Juara, Raih Gelar Juara Umum MTQ XXIII Provinsi Banten Lima Kali Berturut-turut

9 Juli 2026 - 22:23 WIB

Pemkot Tangerang hibahkan aset Gedung Parkir kepada Polres Metro Tangerang Kota

9 Juli 2026 - 04:01 WIB

Bupati Tangerang lakukan doa bersama tim penanggulangan bencana dan relawan di TPA Jatiwaringin

8 Juli 2026 - 20:33 WIB

Trending di News