Siaga Cuaca Ekstrim, Tercatat 19 Kecamatan Masuk Rawan Saat Hujan Lebat Dengan Durasi Panjang 

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TANGERANG, ONLINEPANTURA.COM – Siaga Cuaca Ekstrim, Tercatat 19 Kecamatan Masuk Rawan Saat Hujan Lebat Dengan Durasi Panjang membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar rapat koordinasi darurat bersama seluruh unsur Forkopimda yang dipimpin langsung Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid di Ruang Rapat Wareng, Gedung Bupati Tangerang, Selasa (18/11/25). 

Agenda ini dilakukan guna mempersiapkan langkah-langkah mitigasi dan antisipasi menghadapi cuaca ekstrem akhir tahun 2025. 

Seluruh unsur Forkopimda, camat, Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), DLHK Kabupaten Tangerang, hingga Balai Besar MKG Wilayah 2 hadir pada Rakor yang membahas langkah penanganan, termasuk pembersihan saluran air, mitigasi banjir, penyeragamkan persepsi dan hingga kesiapan lokasi evakuasi. 

Baca Juga :  Pemkab Tangerang Luncurkan Mobil Training Kejuruan Teknik Motor

Dalam Rakor tersebut, Bupati Maesyal Rasyid meminta seluruh pimpinan daerah beserta perangkatnya segera melakukan antisipasi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor, yang berpotensi terjadi lebih sering tahun ini. 

Tercatat ada 19 kecamatan yang masuk kategori rawan saat hujan lebat dengan durasi panjang.

“Ini kegiatan rutin setiap memasuki musim penghujan maupun kemarau. Kita lakukan konsolidasi, persiapan, sekaligus merumuskan program antisipasi bencana,” kata Bupati Maesyal Rasyid. 

Dia menambahkan salah satu langkah antisipasi awal yang dilakukan adalah berkoordinasi dengan para camat untuk menggerakkan kerja bakti rutin setiap hari Jumat. 

Baca Juga :  Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Area Gedung PU Pemkab Tangerang, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Tindak Pidana

Langkah ini juga sebagai upaya preventif menghadapi intensitas hujan yang semakin sering dan tinggi 

“Para camat mohon bisa menghimbau warganya untuk kerja bakti setiap hari Jum’at. Tempat evakuasi juga sudah kami siapkan untuk wilayah-wilayah yang biasa terdampak banjir,”imbuhnya.

Selain banjir, pemerintah daerah juga melakukan pemetaan titik rawan longsor dan bencana hidrometeorologi lainnya. 

Bupati Maesyal pun menekankan agar seluruh wilayah, baik utara maupun selatan, bersiaga karena hujan sudah mulai merata di seluruh Kabupaten.

“Artinya kita melihat dari sisi komprehensif. Semua wilayah harus siap, para camat dan OPD terkait sudah kami minta meningkatkan kesiagaan,”terangnya. 

(Rls/Hms) 

Berita Terkait

Dirpamobvit Polda Banten Tekankan Pencegahan dan Penanggulangan Kenakalan Remaja
Gubernur Banten Lantik 59 Orang Pengawas Sekolah
Gubernur Banten Tetapkan UMP Banten Tahun 2026 Naik Sebesar 6,74 Persen, Berikut Rincian Lengkapnya
Pastikan Kelancaran Natal dan Tahun Baru, Tim Supervisi Baharkam Polri Tinjau Wilayah Hukum Polda Banten
Kapolri Ungkap Pesan Presiden saat Tinjau Merak: Beri Pelayanan Terbaik hingga Waspadai Bencana
BMKG Banten Keluarkan Peringatan Dini, Polda Banten Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Polda Banten dan Jajaran Gelar Bakti Sosial dan Donor Darah Dalam Rangka Menyambut Perayaan Natal 2025
Remaja 15 Tahun Tewas Terseret Arus Irigasi Sungai Cikeusal Serang Banten
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:00 WIB

Dirpamobvit Polda Banten Tekankan Pencegahan dan Penanggulangan Kenakalan Remaja

Selasa, 30 Desember 2025 - 10:14 WIB

Gubernur Banten Lantik 59 Orang Pengawas Sekolah

Jumat, 26 Desember 2025 - 15:16 WIB

Gubernur Banten Tetapkan UMP Banten Tahun 2026 Naik Sebesar 6,74 Persen, Berikut Rincian Lengkapnya

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:43 WIB

Pastikan Kelancaran Natal dan Tahun Baru, Tim Supervisi Baharkam Polri Tinjau Wilayah Hukum Polda Banten

Senin, 22 Desember 2025 - 16:35 WIB

Kapolri Ungkap Pesan Presiden saat Tinjau Merak: Beri Pelayanan Terbaik hingga Waspadai Bencana

Berita Terbaru

KABUPATEN TANGERANG

Diduga Akibat Proses Persalinan, Bayi Warga Desa Daon Alami Cacat

Senin, 19 Jan 2026 - 21:41 WIB