Pria Tewas Tertabrak Kereta di Sukabumi, Diduga Bunuh Diri

- Redaksi

Kamis, 2 Oktober 2025 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMI, ONLINEPANTURA.COM – Seorang pria berusia 41 tahun ditemukan tewas tertabrak Kereta Api Pangrango jurusan Sukabumi–Bogor di Kampung Bojongloa, Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (2/10/2025) pagi.

Korban yang diketahui bernama A, buruh harian lepas asal Kampung Bojong Nangka, Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, meninggal dengan kondisi mengenaskan di jalur rel kereta api.

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, AKP Astuty Setyaningsih menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.20 WIB. “Masinis Kereta Api Pangrango nomor 223 yang tiba di Stasiun Cisaat dari arah Sukabumi memberi tahu ada kejadian tertabrak kereta di sekitar pintu kereta Sukamantri ke arah barat.

Satpam stasiun lalu diperintahkan memeriksa lokasi,”terangnya saat dikonfirmasi awak media Kamis (2/10/2025).

Setelah dilakukan pengecekan oleh satpam Stasiun Cisaat, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi pecah kepala dan bagian tubuh terpisah. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak stasiun dan Polsek Cisaat.

Bersama anggota Polsek Cisaat dan Unit Laka Lantas Polres Sukabumi Kota langsung mendatangi lokasi untuk olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi.

Dari keterangan sejumlah saksi, termasuk mantan istri korban berinisial EN, serta warga sekitar bernama MM, korban sebelumnya pernah menyampaikan niat bunuh diri. Bahkan, ia beberapa kali mencoba berbaring di rel kereta api.

Baca Juga :  Temuan Mayat Tanpa Identitas di Semak Kebun Pisang, Polresta Tangerang Lakukan Penyelidikan

“Diduga korban dengan sengaja terbaring di rel saat kereta melintas, karena adanya permasalahan pekerjaan dan ekonomi,”jelas Astuty.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut sambil menunggu pihak keluarga.

Polisi juga sudah memeriksa saksi-saksi serta mengamankan lokasi kejadian. Polisi mengimbau masyarakat lebih peduli terhadap kondisi mental orang-orang di sekitar agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

“Kami berharap keluarga maupun masyarakat dapat meningkatkan perhatian terhadap mereka yang mengalami tekanan psikologis.” Pungkas Astuti.

(Ast/Red)

Berita Terkait

Aksi Curanmor di Sepatan Timur Terekam CCTV
Aksi Pencurian Motor Pegawai Percetakan di Kota Tangerang Terekam CCTV
Gegerkan Warga Tigaraksa, Wanita Muda Serahkan Diri Usai Diduga Bunuh Suami
Maling Curi Motor NMAX Milik Warga Pabuaran Leutik
Pria Lansia Penjual Getuk Rudapaksa Wanita Disabilitas Di Serang
Di Duga Tak Bisa Berenang Wisatawan Asal Jakarta Selatan Meninggal Di Pantai Ciantri Sawarna
Lansia Di Tangerang Gantung Diri Di Pohon, Motifnya Masalah Rumah Tangga dan Ekonomi
Motif Menantu Perempuan Bunuh Ibu Mertua di Blitar, Sakit Hati Sering Dicaci Maki

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:39 WIB

Aksi Curanmor di Sepatan Timur Terekam CCTV

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:40 WIB

Aksi Pencurian Motor Pegawai Percetakan di Kota Tangerang Terekam CCTV

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:57 WIB

Gegerkan Warga Tigaraksa, Wanita Muda Serahkan Diri Usai Diduga Bunuh Suami

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:11 WIB

Maling Curi Motor NMAX Milik Warga Pabuaran Leutik

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:26 WIB

Pria Lansia Penjual Getuk Rudapaksa Wanita Disabilitas Di Serang

Berita Terbaru

KABUPATEN TANGERANG

Perkuat Sinergi Kemitraan, Camat Sepatan Apresiasi Terbentuknya IJS

Selasa, 31 Mar 2026 - 14:49 WIB

KABUPATEN TANGERANG

Camat Rajeg Oman Apriaman Halal Bihalal Merangkul Memaafkan

Senin, 30 Mar 2026 - 15:25 WIB

KABUPATEN TANGERANG

472 PNS Formasi Tahun 2024 Kabupaten Tangerang di Lantik 

Senin, 30 Mar 2026 - 12:56 WIB