Kue Keranjang, Kue Wajib Harus Ada Dalam Perayaan Tahun Baru Imlek 

- Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kue Keranjang, Kue Wajib Harus Ada Dalam Perayaan Tahun Baru Imlek (foto/istimewa)

Kue Keranjang, Kue Wajib Harus Ada Dalam Perayaan Tahun Baru Imlek (foto/istimewa)

Kue ini merupakan salah satu kue khas atau wajib ada dalam setiap Perayaan Tahun Baru Imlek, Kue Keranjang ini mulai dipergunakan sebagai sesaji pada upacara sembahyang leluhur, tujuh hari menjelang tahun Baru Imlek, dan puncaknya pada malam menjelang tahun Baru Imlek.

Kue keranjang (ada yang menyebutnya kue bakul, dodol Tionghoa, dodol Cina atau jenang Cina dalam bahasa Jawa) yang disebut juga sebagai nián gāo dalam bahasa Mandarin atau tiⁿ-kóe dalam bahasa Hokkien, yang mendapat nama dari wadah cetaknya yang berbentuk keranjang, adalah kue yang terbuat dari tepung ketan dan gula, serta mempunyai tekstur yang kenyal dan lengket.

Kue ini merupakan salah satu kue khas atau wajib ada dalam setiap Perayaan Tahun Baru Imlek, Kue keranjang ini mulai dipergunakan sebagai sesaji pada upacara sembahyang leluhur, tujuh hari menjelang tahun Baru Imlek, dan puncaknya pada malam menjelang tahun Baru Imlek

Sebagai sesaji, kue ini biasanya tidak dimakan sampai Cap Go Meh (malam ke-15 setelah tahun baru Imlek).

Di Cina terdapat kebiasaan saat Tahun Baru Imlek untuk terlebih dahulu menyantap kue keranjang sebelum menyantap nasi sebagai suatu pengharapan agar dapat selalu beruntung dalam pekerjaannya sepanjang tahun.

Nian Gao, kata Nian sendiri berati tahun dan Gao berarti kue dan juga terdengar seperti kata tinggi, oleh sebab itu kue keranjang sering disusun tinggi atau bertingkat. Makin ke atas makin mengecil kue yang disusun itu, yang memberikan makna peningkatan dalam hal rezeki atau kemakmuran.

Pada zaman dahulu banyaknya atau tingginya kue keranjang menandakan kemakmuran keluarga pemilik rumah. Biasanya kue keranjang disusun ke atas dengan kue mangkuk berwarna merah di bagian atasnya.

Baca Juga :  Menjelang Perayaan Tahun Baru Imlek, Disperindag Kabupaten Tangerang Gelar GPM di Wihara Arya Dipa Kosambi 

Ini adalah sebagai simbol kehidupan manis yang kian menanjak dan mekar seperti kue mangkuk.

Kue keranjang dalam bahasa Mandarin disebut Nian Gao dan dalam bahasa Hokkian disebut Ni-kwee artinya kue tahunan karena hanya dibuat setahun sekali pada masa menjelang Tahun Baru Imlek.

Di Jawa Timur disebut sebagai kue keranjang dicetak dalam sebuah “keranjang” bolong kecil, sedangkan di beberapa daerah di Jawa Barat ada yang menyebutnya Dodol Cina untuk menunjukkan asal kue tersebut yaitu Cina, walaupun ada beberapa kalangan yang merujuk pada suku pembuatnya, yaitu orang-orang Tionghoa.

Nama lainnya yang umum didengar dalam bahasa Hokkien adalah tiⁿ kwee (tiⁿ-koe) berarti kue manis, yang menyebabkan orang-orang tidak sulit menebak kalau kue ini rasanya manis.

 

Berita Terkait

Resep Es Cendol Sehat untuk Berbuka Puasa Bersama Keluarga
Segernya Poll! Sop Buah Creamy Sultan Buat Buka Puasa 
Waktu Makan sahur Yang Baik Menurut Islam
Tips Membuat Es Timun Suri Yang Enak
Manfaat Buah Kurma, Kaya Nutrisi, Baik Untuk Kesehatan Tubuh 
Resep Bikin Kue Cheesecake Lumer Topping Coklat & Stroberi Yang Enak 
Rahasia Resep Bumbu Bakaran Enak dan Nagih Patut Di Coba 
Wanita Pemulung Di China, Selalu Temukan Motor dan Uang Banyak

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 16:06 WIB

Resep Es Cendol Sehat untuk Berbuka Puasa Bersama Keluarga

Minggu, 22 Februari 2026 - 18:04 WIB

Segernya Poll! Sop Buah Creamy Sultan Buat Buka Puasa 

Minggu, 22 Februari 2026 - 03:35 WIB

Waktu Makan sahur Yang Baik Menurut Islam

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:47 WIB

Tips Membuat Es Timun Suri Yang Enak

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:54 WIB

Manfaat Buah Kurma, Kaya Nutrisi, Baik Untuk Kesehatan Tubuh 

Berita Terbaru