Bupati Tangerang Bersama Wapres RI Tanam Mangrove di KUA

- Jurnalis

Senin, 27 Oktober 2025 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TANGERANG, ONLINEPANTURA.COM – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq dan Wakil Menteri LH Diaz Hendropriyono, Gubernur Banten, Kapolda Banten melakukan tanam Mangrove di Taman Mangrove di Ketapang Urban Aquacukture (KUA), Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten pada Senin, (27/10/25).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa program penataan wilayah pesisir Desa Ketapang telah berjalan sejak tahun 2018.

Saat itu, Pemkab Tangerang menetapkan kawasan pesisir Desa Ketapang seluas 15 hektare di atas tanah milik Pemda sebagai kawasan percontohan pengelolaan pesisir terpadu.

Baca Juga :  HUT Ke-80 Kecamatan Rajeg, Bupati Tangerang Serahkan Bantuan Peralatan Untuk Kelompok Wirausaha 

“Pada tahun 2018, ketika Bupati Tangerang masih dijabat oleh Bapak Zaki Iskandar, kami diberi tugas untuk mengembangkan wilayah pesisir di Desa Ketapang.

Program ini memiliki tiga tujuan utama, yaitu perbaikan lingkungan melalui penanaman mangrove dan pengendalian abrasi, peningkatan ekonomi masyarakat pesisir, serta penataan hunian masyarakat nelayan agar lebih layak dan sehat,”ungkap Bupati Maesyal Rasyid. 

Lanjut dia, dalam pelaksanaannya, sebanyak 84 unit rumah layak huni telah dibangun dan diserahkan kepada masyarakat nelayan.

Hunian tersebut dilengkapi fasilitas air bersih yang memadai serta lingkungan yang tertata dengan baik. 

Baca Juga :  Banjir dan Longsor melanda Bali, Polri Kerahkan Personel Bantu evakuasi korban

Selain itu, pemerintah juga membangun jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten, Kementerian PUPR, dan Kementerian Lingkungan Hidup, serta dukungan program CSR dari pihak ketiga.

“Program penataan pesisir Ketapang juga berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat setempat. 

Para nelayan kini tidak hanya mengandalkan hasil tangkapan ikan, tetapi juga mengembangkan usaha olahan hasil laut seperti bakso ikan, kerupuk udang, dan berbagai produk UMKM lainnya yang dikelola oleh istri-istri nelayan,”imbuhnya. (Rls/Hms)

Berita Terkait

Gunungan Uang Senilai Rp 6,6 Triliun
Misa Malam Natal di Gereja Katedral dan Immanuel, seluruh sistem pengamanan telah berjalan sesuai Rencana Operasi Lilin 2025
Biro Logistik Polda Jatim Raih 2 Penghargaan Pemanfaatan BMN dan Pelaporan Terbaik
Kepengurusan KORPRI Kabupaten Tangerang Meriah Korpri Award 2025
Mochamad Moro Asih: “Pembalakan Hutan Jadi Persoalan Serius Pelanggaran Hukum”
Gubernur Banten Dan Bupati Tangerang Hadiri Raker APDESI Kabupaten Tangerang
Kapolri Listyo Sigit Kunjungi Korban Ledakan SMAN 72 di RSI Cempaka Putih
Kapolri Pimpin Apel Ojol Kamtibmas di Jabar: Bersatu Padu Jaga Keamanan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Desember 2025 - 12:26 WIB

Gunungan Uang Senilai Rp 6,6 Triliun

Kamis, 25 Desember 2025 - 09:17 WIB

Misa Malam Natal di Gereja Katedral dan Immanuel, seluruh sistem pengamanan telah berjalan sesuai Rencana Operasi Lilin 2025

Selasa, 9 Desember 2025 - 18:29 WIB

Biro Logistik Polda Jatim Raih 2 Penghargaan Pemanfaatan BMN dan Pelaporan Terbaik

Selasa, 2 Desember 2025 - 17:53 WIB

Kepengurusan KORPRI Kabupaten Tangerang Meriah Korpri Award 2025

Jumat, 28 November 2025 - 11:09 WIB

Mochamad Moro Asih: “Pembalakan Hutan Jadi Persoalan Serius Pelanggaran Hukum”

Berita Terbaru

KABUPATEN TANGERANG

Diduga Akibat Proses Persalinan, Bayi Warga Desa Daon Alami Cacat

Senin, 19 Jan 2026 - 21:41 WIB