Pembangunan Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan Rp. 7,4 Miliar, Pekerjaan Di Mulai Pada Awal Maret 

- Redaksi

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TANGERANG, ONLINEPANTURA.CO – Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan pembangunan Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan akan segera dilaksanakan. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, saat memimpin rapat perbaikan Jalan Pakuhaji–Sepatan yang digelar di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Rabu (4/1/26).

Dalam rapat tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa perbaikan Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan telah dianggarkan dalam APBD Tahun 2026 dan saat ini tengah memasuki tahapan proses lelang sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Jalan Pakuhaji–Sepatan sudah kita anggarkan tahun 2026 dan saat ini sedang dalam proses lelang. Saya minta kepada camat untuk menyosialisasikan kepada masyarakat agar bersabar karena semua tahapan harus melalui mekanisme yang berlaku,”ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia pun telah menginstruksikan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) untuk melakukan perbaikan sementara dengan penambalan menggunakan material macadam pada titik-titik jalan yang mengalami kerusakan parah, sambil menunggu proses lelang dan pelaksanaan pekerjaan secara menyeluruh, Dan meminta partisipasi pihak pengembang untuk turut membantu perbaikan sementara sebagai bentuk tanggung jawab sosial.

Baca Juga :  Tim Hadroh PAC GP Ansor Kecamatan Pakuhaji Ramaikan Festival Hadroh Di Pelantikan Serentak Dan Apel Akbar 3.400 Kader Ansor Banser Se-Kabupaten Tangerang

“Untuk sementara, sambil menunggu proses lelang, jalan-jalan yang rusak harus segera ditangani agar tetap fungsional. Saya juga minta pengembang ikut membantu melakukan penambalan, demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,”ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga menghimbau kepada para pengembang dan para pengemudi truk tanah agar sementara waktu menghindari Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan selama proses perbaikan berlangsung.

Menanggapi aspirasi masyarakat terkait tonase dan jam operasional truck tambang, dia menandaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan tonase kendaraan dan jam operasional truk tambang sangat penting dipatuhi agar tidak semakin memperparah kerusakan jalan.

“Kami sampaikan langsung keluhan masyarakat Pakuhaji dan sekitarnya terkait kendaraan bertonase berat. Masyarakat tidak anti investasi, namun meminta agar truk tidak melebihi muatan dan mematuhi Perbup terkait jam operasional. Mohon ini juga dipatuhi para pengusaha,”tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menjelaskan bahwa Jalan Raya Pakuhaji atau Gardu Tanah Merah merupakan jalan kabupaten dengan panjang sekitar 8 kilometer lebih, dengan tingkat kerusakan mencapai hampir 50 persen atau sekitar 2,8 kilometer dalam kondisi rusak berat dan rusak.

Baca Juga :  Kasi Trantibum dan Linmas Kecamatan Sepatan Timur dampingi Tim Monitoring Kabupaten Tangerang Kunjungi Tiga Desa 

“Di APBD 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang mengalokasikan anggaran sekitar Rp7,4 miliar yang saat ini sedang dalam proses lelang. InsyaAllah kontrak pekerjaan dapat dimulai pada awal Maret 2026,” jelasnya.

Ia menambahkan, selain anggaran utama tersebut, Pemkab Tangerang juga menyiapkan dukungan pendanaan lain melalui pergeseran dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk perbaikan darurat sepanjang kurang lebih 2 kilometer secara bertahap, sesuai aturan perundang-undangan.

Untuk menjaga fungsional jalan, kami juga melibatkan pihak pengembang melalui dana CSR agar jalan tetap aman dan nyaman digunakan masyarakat sebelum perbaikan permanen dilaksanakan,”imbuhnya.

Pihaknya juga menegaskan bahwa langkah perbaikan darurat tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, terlebih menjelang bulan Ramadan, di mana aktivitas masyarakat dipastikan meningkat.

“Pemerintah daerah sudah merencanakan pembangunan ini sejak lama. Namun karena mekanisme anggaran harus melalui proses tender, maka sambil menunggu dilakukan perbaikan darurat agar jalan tetap fungsional dan tidak membahayakan pengguna,” pungkasnya. (Rls/Hms)

Berita Terkait

Kecamatan Sepatan dan NU Serta GP Ansor mengadakan Tarawih Keliling di Masjid Jami Nurul Iklas Desa Sarakan
Bupati Tangerang hadiri Pendistribusian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) bersama Baznas Kabupaten Tangerang di MIN Pagedangan
Pemerintah Kecamatan Sepatan Tarawih Keliling di Musolah Al Baniah Desa Kayu Bongkok
Sekda Kabupaten Tangerang Membuka Bazar Ramadhan 1447 Hijriah Tahun 2026 
Baznas Kabupaten Tangerang Distribusikan Zakat Gema Ramadhan Di Kecamatan Sepatan Timur
DBMSDA Kabupaten Tangerang Kejar Perbaikan 11 Titik Jalan Rusak, Siapkan Anggaran Rp.10,66 Miliar
Program MBG, Bupati dan Wakil Bupati Tangerang Minta BGN bersama Mitranya Gerak Cepat Tangani Laporan Masyarakat
‎DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Tangerang Apresiasi Program Makan Bergizi Gratis Membawa Perubahan Nyata Bagi Petani Di Tangerang

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:09 WIB

Kecamatan Sepatan dan NU Serta GP Ansor mengadakan Tarawih Keliling di Masjid Jami Nurul Iklas Desa Sarakan

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:33 WIB

Bupati Tangerang hadiri Pendistribusian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) bersama Baznas Kabupaten Tangerang di MIN Pagedangan

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:14 WIB

Pemerintah Kecamatan Sepatan Tarawih Keliling di Musolah Al Baniah Desa Kayu Bongkok

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:50 WIB

Sekda Kabupaten Tangerang Membuka Bazar Ramadhan 1447 Hijriah Tahun 2026 

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:24 WIB

Baznas Kabupaten Tangerang Distribusikan Zakat Gema Ramadhan Di Kecamatan Sepatan Timur

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Gegerkan Warga Tigaraksa, Wanita Muda Serahkan Diri Usai Diduga Bunuh Suami

Jumat, 6 Mar 2026 - 20:57 WIB