KABUPATEN TANGERANG, ONLINEPANTURA.COM – Pemerintah Desa Buaran Jati Kecamatan Sukadiri Kabupaten Tangerang, melaksanakan Grand Launching Koperasi Merah Putih gerai Sembako Murah, bertempat di Gang Solo 2 RT 002 RW 001 Desa Buaran Jati. Sabtu (17/01/2026) Pukul 09.00 WIB.
Kegiatan tersebut, diresmikan oleh Camat Sukadiri Ahmad Saepul Anwar, S.Sos., S.IP., M.Si. Acara ini berlangsung Khidmat dan penuh semangat kebersamaan meski sempat diguyur hujan.
Turut hadir dalam kegiatan, Ketua dan pengurus Koperasi Desa Merah Putih Desa Buaranjati, Abdul Anis Wiwaha S.E Kepala Desa Buaran Jati, Ketua dan anggota BPD Desa Buaran Jati, pengurus dan pengawas BUMDES Nyi Mas Melati Buaran Jati, Babinsa dan Binamas Buaranjati, tokoh masyarakat setempat, Ketua RT, Ketua RW, Jaro Se-desa Buaranjati, ketua TP PKK Desa Buaranjati, LPM, Karang Taruna Desa Buaran Jati, serta tamu undangan lainnya.
Ketua Koperasi Merah Putih Desa Buaran Jati Enden Daenuri, M.PD menjelaskan. Koperasi awal bergerak di bidang usaha sembako murah dan simpanan wajib dan simpanan sukarela. Kegiatan ini menandai langkah awal bagi Desa Buaran Jati dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui Koperasi Desa.

Lanjutnya, Koperasi Desa Merah Putih Desa Buaran Jati ini, diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal, yang tidak hanya membantu meningkatkan kesejahteraan warga, tetapi juga mendorong terciptanya usaha-usaha produktif berbasis potensi desa.
“Untuk itu Kami juga mengajak bagi siapa saja warga Desa Buaran Jati yang ingin bergabung untuk menjadi anggota Koperasi Merah Putih silahkan datang ke Kantor Desa Buaran Jati.” Ujar Enden.
Ditempat yang sama, Kepala Desa Buaran Jati Abdul Anis Wiwaha S.E mengatakan, melalui peresmian ini, Pemerintah Desa dan seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk mengembangkan Koperasi Merah Putih sebagai lembaga yang transparan, mandiri, dan berorientasi pada kemajuan ekonomi bersama.
“Grand Launching peresmian Gerai sembako ini diharapkan menjadi mementum awal kebangkitan ekonomi desa menuju kesejahteraan dan kemandirian berkelanjutan.” Pungkasnya.
(Ast)








