Diduga Akibat Proses Persalinan, Bayi Warga Desa Daon Alami Cacat

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KABUPATEN TANGERANG, ONLINEPANTURA.COM – Seorang warga Desa Daon, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, melaporkan dugaan terjadinya cacat permanen pada bayinya setelah menjalani proses persalinan di Puskesmas Sukatani. Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat dan memunculkan pertanyaan terkait standar pelayanan kesehatan, khususnya pada layanan persalinan.

Bayi dari ibu berinisial N (35) dilaporkan mengalami patah tulang pada bagian lengan dan bahu kanan usai dilahirkan. Hingga saat ini, kondisi tersebut belum sepenuhnya pulih dan membatasi aktivitas sang bayi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak keluarga menduga gangguan tersebut terjadi akibat penanganan medis saat proses persalinan. Menurut keluarga, sebelum persalinan dilakukan, hasil pemeriksaan ultrasonografi (USG) menunjukkan kondisi janin dalam keadaan normal dan sehat.

“Kondisinya berubah setelah anak saya lahir. Lengan bahunya diduga mengalami patah akibat proses persalinan, Sekarang aktivitasnya sangat terbatas,” ujar salah satu anggota keluarga saat dihubungi melalui telepon WhatsApp, Senin (19/01/2026).

Baca Juga :  Jalan Sering Becek, Kini Warga Desa Tanjakan Mekar Senang Dan Bahagia Jalan Sudah Di Betonisasi

Sementara pihak N mengatakan dari awal mengetahui anak nya seperti itu, pihak puskesmas tidak ada pendampingan untuk pengobatan ke dr ortopedi hanya di vasilitasi mobil ambulance saja

Bahkan baru hari ini juga pihak dari puskesmas datang berkunjung ke rumah kami dan berjanji besok akan mendampingi kami terapi anak kami,” tandasnya

Menanggapi dugaan tersebut, Kepala Puskesmas Sukatani melalui perwakilannya, dr. Nurul, memberikan klarifikasi. Ia menyampaikan bahwa seluruh tindakan medis yang dilakukan oleh pihak puskesmas telah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

“Kami dari Puskesmas Sukatani telah melakukan prosedur persalinan dengan baik dan sesuai standar. Tindakan medis dilakukan berdasarkan kondisi pasien saat itu. Terkait kabar bahwa bayi mengalami cacat pada lengan dan bahu kanan, hal tersebut masih perlu penanganan dan pemeriksaan lanjutan,” jelas dr. Nurul.

Baca Juga :  Bupati, Polresta Tangerang dan Forkopimda Gelar Silaturahmi dan Baksos Bersama Komunitas Ojol

Ia juga menambahkan bahwa pihak puskesmas telah memberikan perhatian dan pendampingan lanjutan kepada pasien. Pemeriksaan rutin dilakukan secara intensif, bahkan hingga dua kali dalam seminggu.

“Kami melakukan pemantauan secara berkala. Jika ambulans puskesmas sedang digunakan, Pemerintah Desa Daon juga siap membantu dengan menyediakan ambulans desa,” tambahnya.

Dr. Nurul menegaskan bahwa pasien datang dengan kondisi tertentu yang memang memerlukan penanganan khusus, dan tim medis telah bekerja sesuai indikasi medis yang ada.

Ke depan, Puskesmas Sukatani menyatakan akan terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi bayi tersebut, serta berupaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi warga Desa Daon.

Peristiwa ini diharapkan dapat menjadi perhatian bersama agar pelayanan kesehatan, khususnya pada proses persalinan, terus dievaluasi dan ditingkatkan demi keselamatan ibu dan bayi.

Berita Terkait

Warga Teluknaga Keluhkan PJU Mati dan Jalan Rusak
Warga Sepatan Tangerang Keluhkan Kondisi PJU Mati
Bupati Tangerang Pantau OPD Layanan Publik Pasca Libur Hari Raya Idul Fitri
Ketua UPK Kecamatan Gunung Kaler Apresiasi Kegiatan PWGK-KRESEK Kabupaten Tangerang 
BPPKB Banten Ranting Pisangan Jaya Salurkan Konsumsi Takbiran Di Kampung Sarakan Untuk Mushola Maupun Masjid
Momen Ramadan, PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Dorong Sinergi Dan Kolaborasi Melalui Forum Stakeholder
Kopdes Merah Putih Desa Pangkalan di Resmikan, Penguatan Ekonomi Desa
Pemerintah Kabupaten Tangerang Berangkatkan 3.000 lebih Peserta Program Mudik Gratis Tahun 2026 

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:36 WIB

Warga Teluknaga Keluhkan PJU Mati dan Jalan Rusak

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:49 WIB

Warga Sepatan Tangerang Keluhkan Kondisi PJU Mati

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:17 WIB

Bupati Tangerang Pantau OPD Layanan Publik Pasca Libur Hari Raya Idul Fitri

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:34 WIB

Ketua UPK Kecamatan Gunung Kaler Apresiasi Kegiatan PWGK-KRESEK Kabupaten Tangerang 

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:06 WIB

BPPKB Banten Ranting Pisangan Jaya Salurkan Konsumsi Takbiran Di Kampung Sarakan Untuk Mushola Maupun Masjid

Berita Terbaru

Toyota Kijang Super 2026

Automobiles

Penampilan Toyota Kijang Super 2026

Senin, 30 Mar 2026 - 10:07 WIB

Penampilan Mobil Mungil Wuling Hongguang Mini EV model 2026

Automobiles

Penampilan Mobil Mungil Wuling Hongguang Mini EV model 2026

Minggu, 29 Mar 2026 - 14:55 WIB

Kondisi malam hari sepanjang jalan raya Tanjung Pasir Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang mati total (foto/istimewa)

KABUPATEN TANGERANG

Warga Teluknaga Keluhkan PJU Mati dan Jalan Rusak

Minggu, 29 Mar 2026 - 11:36 WIB