DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Banten Gelar Rakerwil 1
SERANG – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Provinsi Banten menggelar Rapat Kerja Wilayah 1 (Rakerwil 1) bertempat di Gedung aula rapat Dinas Pertanian Propinsi Banten KP3B, Sabtu (2/5/2026).
Rakerwil 1 ini dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Dr.Nasir,SP.,MBA.,MP, Ketua Penasehat,Dr.Ir.H.Agus Tauchid S. ,M.Si, Sekjen DPN, H.Nandang Sudrajat, Ketua DPW Beserta Pengurus, Ketua DPD Kabupaten Tangerang, Ketua DPD Kabupaten Pandeglang, Ketua DPD Kabupaten Serang, Ketua DPD Kabupaten Lebak,DPD Kota Cilegon beserta Pengurus, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, turut hadir membuka acara dan memberi arahan.
Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Banten, Yuki Purnama, menyampaikan tujuan utama Rakerwil 1 kali ini membuat Rencana strategis sampai periode 2030 yang akan kita tuangkan dalam program kerja tahunan, sampai menghasilkan suatu keputusan yang nantinya kita jadikan pedoman agar pencapaian tujuan tersebut terarah.
Ia menekankan pentingnya memperkuat struktur organisasi hingga tingkat desa dan fokus pada program swasembada pangan di wilayah Propinsi Banten.
Yuki berharap penguatan organisasi mulai dari DPW, DPD, DPK, samapai dengan Kordes dan kelompok tadi, agar tercipta sinkronisasi dalam program swasembada pangan dalam rangka membentuk kesejahteraan petani Indonesia, Jelasnya.
“Kami ingin memperkuat barisan. Semua pengurus DPW maupun DPD harus bekerja, aktif di tengah masyarakat, dan hadir memberi solusi bagi petani. Ini bagian dari tanggung jawab kita dalam membangun kedaulatan pangan,” kata Yuki Purnama.
“Gerakan Tani Merdeka harus mampu menjadi jembatan antara petani dan kebijakan negara. Tugas kita menjaga petani tetap merdeka, punya akses teknologi, modal, dan pasar,” tegasnya.
Rakerwil DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Banten dijadwalkan berlangsung satu hari penuh. Sejumlah agenda strategis dibahas, termasuk hirilisasi pertanian penguatan pengembangan program ekonomi tani . (Soleh)










