SERANG, ONLINEPANTURA.COM – Seorang pria berinisial MA, 64 tahun, yang mengaku sebagai Penjual Getuk, digelandang warga setelah diduga melakukan perbuatan tidak senonoh (Rudapaksa) terhadap seorang wanita berusia 21 tahun yang diketahui mengidap keterbelakangan mental.
Pelaku yang merupakan warga Desa Babakan, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, sempat melarikan diri usai aksinya dipergoki keluarga korban. Namun berkat kesigapan warga, MA berhasil diamankan di kawasan Industri Modern Cikande sebelum akhirnya diserahkan ke pihak kepolisian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasatreskrim Polres Serang AKP Andi Kurniady ES membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan pelaku kini telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Serang.
“Benar, pelaku MA sudah kami amankan setelah sebelumnya ditangkap warga di Kawasan Industri Modern Cikande dan langsung dibawa ke Mapolres Serang,” kata AKP Andi Kurniady ES.
Kasatreskrim menjelaskan peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Sabtu, 31 Desember sekitar pukul 09.00 WIB. Kejadian bermula saat pelaku yang mengendarai sepeda motor berhenti di rumah korban. Melihat pintu rumah dalam kondisi terbuka, pelaku kemudian masuk dan berinteraksi dengan korban.
“Pelaku masuk ke rumah korban dengan alasan meminta dibuatkan kopi dan sempat memberikan uang sebesar Rp15 ribu kepada korban,” jelas Kasatreskrim didampingi Kanit PPA Ipda Henry Jayusman, Senin 9 Februari 2026.
Setelah itu, pelaku mengikuti korban ke dalam rumah dan menutup pintu. Pelaku kemudian menarik tangan korban lalu menyandarkan tubuh korban ke tembok. Di saat itulah perbuatan tidak senonoh diduga dilakukan oleh pelaku terhadap korban.
Aksi pelaku kemudian dipergoki oleh ponakan korban yang datang ke rumah tersebut. Melihat kejadian mencurigakan, ponakan korban langsung berteriak memanggil warga sekitar.
“Mendengar teriakan, warga berdatangan. Namun pelaku menolak dituduh berbuat cabul. Dengan alasan mau buang air, pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motornya,” ujar Andi Kurniady.
Warga yang geram kemudian melakukan pengejaran hingga ke kawasan Industri Modern Cikande. Di lokasi tersebut, pelaku akhirnya ditangkap secara paksa oleh warga.
(Ast/Red)










