Bersama Perum Bulog, Pemkab Tangerang Gelar Gerakan Pangan Murah

- Jurnalis

Sabtu, 6 September 2025 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya kondusif. Melalui program Gerakan Pangan Murah, Pemkab Tangerang bekerja sama dengan Perum Bulog menghadirkan beras bersubsidi dengan harga terjangkau untuk masyarakat.

Program ini digelar di Kecamatan Tigaraksa, yang menjadi titik ketiga pelaksanaan setelah sebelumnya menyasar kecamatan lain di wilayah Kabupaten Tangerang, Kamis (4/9/25). 

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah pun menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program tersebut yang diharapkan dapat menjadi solusi sementara untuk meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan harian.

Baca Juga :  Pemerintah Desa Lembangsari Kecamatan Rajeg gelar MusrenbangDes dan DU-RKP Tahun 2026

“Alhamdulillah, hari ini kita menghadirkan Gerakan Pangan Murah di Tigaraksa. Ini sudah menjadi titik ketiga, dan insyaAllah akan terus berlanjut ke kecamatan lain.

Dengan harga Rp55.000 per 5 kilogram, tentu sangat membantu, apalagi di pasaran harga beras sudah menyentuh Rp76.000 hingga Rp80.000. 

Program ini disubsidi oleh pemerintah agar masyarakat bisa sedikit lega dalam memenuhi kebutuhan pokoknya,”ujar wabup Intan.

Sebanyak 400 paket beras ukuran 5 kilogram disediakan untuk masyarakat dengan harga hanya Rp55.000 perpaket. Harga ini jauh lebih rendah dibandingkan harga pasaran yang saat ini berada di kisaran Rp76.000 hingga Rp80.000.

Baca Juga :  Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Area Gedung PU Pemkab Tangerang, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Tindak Pidana

Tak hanya itu, dia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen menjadikan kegiatan ini sebagai agenda yang berkelanjutan, terutama di tengah ketidakpastian harga pangan. 

“Walaupun kondisi masih belum sepenuhnya kondusif, insyaAllah gerakan ini bisa membantu masyarakat dalam beberapa bulan ke depan,”tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang, Resmiyati Marningsih menuturkan bahwa total beras yang disediakan untuk warga mencapai 2 ton yang disalurkan untuk masyarakat di kecamatan-kecamatan dengan tujuan menjaga stabilisasi harga di pasaran.

Berita Terkait

Musrenbang Kecamatan Sepatan Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berbasis Berkelanjutan
Musrenbang Kecamatan Teluknaga Merumuskan Program Prioritas Lintas Desa Dan Kelurahan 
Diduga Akibat Proses Persalinan, Bayi Warga Desa Daon Alami Cacat
Grand Launching Koperasi Merah Putih Desa Buaran Jati Resmikan Gerai Sembako Murah
Bupati Tangerang Bersama Camat Rajeg Tinjau Banjir Di Perumahan Nuansa Mekarsari
Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Launching Inovasi Pelayanan Publik Bertajuk Pedas Dikit
Forkopimda Kabupaten Tangerang Pantau Malam Pergantian Tahun Baru 2026, Terpantau Aman 
Agar Terlihat Indah TPA Jati Waringin di Tanami 1000 Pohon Mangrove
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:11 WIB

Musrenbang Kecamatan Sepatan Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berbasis Berkelanjutan

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:56 WIB

Musrenbang Kecamatan Teluknaga Merumuskan Program Prioritas Lintas Desa Dan Kelurahan 

Senin, 19 Januari 2026 - 21:41 WIB

Diduga Akibat Proses Persalinan, Bayi Warga Desa Daon Alami Cacat

Sabtu, 3 Januari 2026 - 20:44 WIB

Bupati Tangerang Bersama Camat Rajeg Tinjau Banjir Di Perumahan Nuansa Mekarsari

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:07 WIB

Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Launching Inovasi Pelayanan Publik Bertajuk Pedas Dikit

Berita Terbaru

KABUPATEN TANGERANG

Diduga Akibat Proses Persalinan, Bayi Warga Desa Daon Alami Cacat

Senin, 19 Jan 2026 - 21:41 WIB