Anggaran Pendidikan 2026: Harapan dan Tantangan di Tengah Alokasi untuk Makan Bergizi

- Jurnalis

Selasa, 19 Agustus 2025 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Anggaran pendidikan untuk tahun 2026 yang diusulkan mencapai rekor tertinggi, yaitu Rp757,8 triliun, telah menjadi sorotan utama. Angka ini naik signifikan dari tahun-tahun sebelumnya dan diharapkan dapat membawa perbaikan besar bagi dunia pendidikan di Indonesia. 

Namun, realitasnya, alokasi anggaran ini tidak sepenuhnya ditujukan untuk program-program pendidikan konvensional. Sebagian besar, atau hampir separuh, dari dana tersebut dialokasikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah program unggulan pemerintah baru.

Baca Juga :  Bunda PAUD Provinsi Banten: Esensi Pendidikan Anak Usia Dini Adalah Pembentukan Karakter Melalui Proses Belajar Menyenangkan 

​Angka fantastis ini, yang disebut-sebut sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Republik Indonesia, menimbulkan pro dan kontra. Di satu sisi, banyak pihak menyambut baik peningkatan komitmen pemerintah terhadap pendidikan. Di sisi lain, muncul kekhawatiran dari berbagai kalangan, termasuk para pengamat pendidikan dan serikat guru, mengenai dampak alokasi dana yang besar untuk MBG.

​”Jika hampir setengah dari anggaran pendidikan digunakan untuk program di luar inti pendidikan, seperti infrastruktur sekolah, kesejahteraan guru, dan pengembangan kurikulum, bagaimana kita bisa mengatasi masalah mendasar yang sudah lama ada?” ujar seorang pengamat pendidikan dari Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI).

Baca Juga :  Guru SMAN 25 Kabupaten Tangerang Ikuti Pelatihan Koding dan Kecerdasan AI

​Pemerintah berargumen bahwa program MBG adalah bagian tak terpisahkan dari upaya memajukan pendidikan. Dengan memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang baik, diharapkan konsentrasi belajar mereka meningkat dan masalah stunting dapat diatasi, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia di masa depan. (*) 

Berita Terkait

Seminar Model Sekolah Unggulan dan Parenting: Bukan Hal Yang Mustahil Kabupaten Tangerang Mempunyai Predikat Sebagai Kabupaten Pendidikan
Bunda PAUD Provinsi Banten: Esensi Pendidikan Anak Usia Dini Adalah Pembentukan Karakter Melalui Proses Belajar Menyenangkan 
PMR Wira SMKN 5 Kabupaten Tangerang Angkatan Ke-17 Dikukuhkan Ahmad Suhepi Perwakilan Pengurus PMI Kecamatan Mauk
Wabup Tangerang Resmikan Gedung Baru SMP Nurul Huda 
Pemkab Tangerang Komitmen, Anak Putus Sekolah Melalui Program Gerakan Lanjut Sekolah Berbasis Pendidikan Non Formal 
Bupati Tangerang Hadiri Kegiatan Penyerahan Sertifikat Guru Pendidikan Agama Islam Profesional 
Peringatan Enam Momentum, Bupati Tangerang Lakukan Menebaran Bibit Ikan 
Sekolah Lansia, Kenakan Toga Ratusan Lansia Di Kabupaten Tangerang Di Wisuda 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:59 WIB

Seminar Model Sekolah Unggulan dan Parenting: Bukan Hal Yang Mustahil Kabupaten Tangerang Mempunyai Predikat Sebagai Kabupaten Pendidikan

Rabu, 17 Desember 2025 - 12:50 WIB

Bunda PAUD Provinsi Banten: Esensi Pendidikan Anak Usia Dini Adalah Pembentukan Karakter Melalui Proses Belajar Menyenangkan 

Minggu, 14 Desember 2025 - 14:48 WIB

PMR Wira SMKN 5 Kabupaten Tangerang Angkatan Ke-17 Dikukuhkan Ahmad Suhepi Perwakilan Pengurus PMI Kecamatan Mauk

Minggu, 14 Desember 2025 - 11:42 WIB

Wabup Tangerang Resmikan Gedung Baru SMP Nurul Huda 

Jumat, 12 Desember 2025 - 11:29 WIB

Pemkab Tangerang Komitmen, Anak Putus Sekolah Melalui Program Gerakan Lanjut Sekolah Berbasis Pendidikan Non Formal 

Berita Terbaru

KABUPATEN TANGERANG

Diduga Akibat Proses Persalinan, Bayi Warga Desa Daon Alami Cacat

Senin, 19 Jan 2026 - 21:41 WIB